PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1.156.000 liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Penyaluran air yang berlangsung pada Agustus hingga 7 Oktober 2026 ini dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong.
Bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga mendukung penanganan kebakaran serta kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Distribusi air menjangkau sejumlah wilayah di Kabupaten Tabalong, mulai dari kawasan Kecamatan Murung Pudak hingga Desa Ribang di Kecamatan Muara Uya. Pasokan air dimanfaatkan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran di wilayah tersebut.
Iklan
Pasokan Air Saat Kemarau
Penyaluran Air Bersih kepada masyarakat dari Pertamina. (Sumber: Pertamina)
Field Manager PEP Tanjung Field, Charlie Nainggolan, mengatakan distribusi air bersih dilakukan melalui kolaborasi dengan BPBD Kabupaten Tabalong.
Menurut Charlie, perusahaan memfasilitasi pengambilan air bersih dari area operasional untuk kemudian didistribusikan menggunakan armada BPBD sesuai kebutuhan di lapangan.
Perusahaan memfasilitasi pengambilan air bersih dari area operasional perusahaan menggunakan armada BPBD untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk membantu masyarakat terdampak kekeringan dan mendukung upaya pemadaman kebakaran,”
ujar Charlie dalam keterangannya, Kamis, 22 Oktober 2026.
Ia mengatakan ketersediaan air menjadi kebutuhan penting selama musim kemarau, terutama untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan sanitasi masyarakat.
Selain itu, pasokan air juga dibutuhkan untuk mendukung kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan maupun kebakaran permukiman.
Charlie berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Respons Kebakaran Desa
Dukungan pasokan air bersih tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Kapar, Saipul Rahman. Ia menilai kolaborasi PEP Tanjung Field dan BPBD Kabupaten Tabalong membantu masyarakat dalam menghadapi kebakaran di Desa Kapar serta dampak kekeringan di sejumlah wilayah.
Kami berterima kasih kepada PEP Tanjung Field dan BPBD Tabalong atas bantuan dalam menghadapi kebakaran dan kekeringan. Semoga dukungan ini dapat memperkuat kesiapsiagaan kami dalam menghadapi bencana,”
kata Saipul.
Ketua Pelaksana BPBD Kabupaten Tabalong, Haris Fakhrozi, juga mengapresiasi kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah diperlukan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.
Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih sekaligus memperkuat upaya penanganan kebakaran di Kabupaten Tabalong.
Seorang anak melintas di area persawahan yang terdampak kekeringan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Selasa (13/10/2026). (ANTARA FOTO/Arnas Padda/agr)
PEP Tanjung Field merupakan bagian dari Zona 9 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan di bawah PT Pertamina Hulu Indonesia.
Bersama SKK Migas, perusahaan menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di sejumlah bidang, meliputi ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, dan tanggap bencana.
Program tersebut diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).