Presiden Prabowo berpidato dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo, Jakarta, 22 Oktober 2026. (Youtube/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pembiayaan sebesar Rp400 triliun pada 2027 untuk memperluas akses bagi petani, nelayan, warga pedesaan, hingga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di perkotaan. Hal ini disampaikan Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Merespons hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa penyaluran pembiayaan itu salah satunya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Salah satunya (KUR). Nanti kita lihat yang lain kita bisa tambahkan,”
kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.
Airlangga mengatakan, saat ini pemerintah sudah memiliki berbagai program pembiayaan, seperti KUR yang mencapai Rp300 triliun, dan alokasi khusus untuk perumahan sebesar Rp50 triliun.
Iklan
Sekarang kan kita sudah punya program yang namanya kredit usaha rakyat kan sampai Rp300 triliun. Kemudian kemarin kita tambahkan khusus untuk perumahannya tambahan Rp50 triliun,”
jelasnya.
Penyaluran Lewat Kopdes?
Seorang Bintara Pembina Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (19/2/2026). Kementerian Koperasi menyatakan telah selesai membangun sebanyak 1.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dari target 80 ribu unit. (ANTARA FOTO/Andry Denisah/foc.)
Namun kedepannya, Airlangga mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan penyesuaian dan membagi alokasi dana ke sejumlah sektor. Langkah ini dilakukan sejalan dengan arahan Prabowo, agar masyarakat memiliki literasi keuangan dan mempunyai kemampuan untuk menabung dan belanja.
Nanti kita akan menambahkan lagi dan membagi kepada sektornya masing-masing. Karena Bapak Presiden kan minta agar ujungnya masyarakat punya literasi keuangan dan punya uang untuk spending. Artinya punya saving daripada simpanan di perbankannya masing-masing,”
katanya.
Ketika disinggung, apa pembiayaan Rp400 triliun akan turut disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes), Airlangga mengatakan hal tersebut akan terus dikaji dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Iya, nanti kita lihat yang penting termasuk Kopdes kan itu untuk kebutuhan masyarakat. Nanti kita lihat ya,”
ujarnya.
Pernyataan Prabowo
Seorang nelayan menarik perahu di Pantai Fitu, Ternate, Maluku Utara, Senin (15/6/2026). (ANTARA FOTO/Andri Saputra/kye)
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah akan menggelontorkan dana sebesar Rp400 triliun pada tahun depan. Dana itu akan disalurkan kepada petani, nelayan, serta masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar di Jiexpo, Jakarta.
Di tahun yang akan datang rencana kita sasaran kita insya Allah saya ingin menyalurkan Rp400 triliun kepada para petani, nelayan, dan mereka-mereka yang berada di pedesaan dan di daerah-daerah terpencil, dan daerah-daerah yang tertinggal, juga di daerah-daerah perkotaan yang mereka yang berpenghasilan rendah,”
ujar Prabowo Kamis, 22 Oktober 2026.
Prabowo mengatakan, untuk sasaran penerima ini sebanyak 28 juta kepala keluarga atau sekitar 100 juta rakyat.
Ini nanti sasarannya adalah kurang lebih 28 juta keluarga, 28 juta keluarga. Kalau dengan istri dengan anak berarti kali empat, kurang lebih 100 juta rakyat kita,”