Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pembiayaan sebesar Rp400 triliun pada 2027. Hal itu untuk memperluas akses bagi petani, nelayan, warga pedesaan, masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) hingga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di perkotaan.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan terkait hal ini pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Itu mungkin nanti harus saya koordinasikan dulu dengan Pak Menko ya, karena pastinya nanti lewat Pak Menko. Tentunya kita semua menyambut baik ya bapak punya concern untuk bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dari kelompok seperti nelayan, petani, UMKM dan sebagainya,”
kata Friderica di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.
Perluas Inklusi Keuangan

Kiki begitu sapaan akrabnya menuturkan, dari sisi OJK pihaknya akan terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi petani, nelayan, serta kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan jelasnya, menjadi bagian dari program prioritas OJK.







