Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Prabowo Siapkan Rp400 T Pembiayaan untuk Rakyat, OJK Ungkap Fakta yang Bikin Mikir

OJK akan terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi petani, nelayan, serta kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Logo Otoritas Jasa Keuangan.
Logo Otoritas Jasa Keuangan. (Antara/ Ist)

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pembiayaan sebesar Rp400 triliun pada 2027. Hal itu untuk memperluas akses bagi petani, nelayan, warga pedesaan, masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) hingga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di perkotaan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan terkait hal ini pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Itu mungkin nanti harus saya koordinasikan dulu dengan Pak Menko ya, karena pastinya nanti lewat Pak Menko. Tentunya kita semua menyambut baik ya bapak punya concern untuk bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dari kelompok seperti nelayan, petani, UMKM dan sebagainya,”

kata Friderica di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.

Perluas Inklusi Keuangan

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari mendengarkan pandangan fraksi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari mendengarkan pandangan fraksi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.)

Kiki begitu sapaan akrabnya menuturkan, dari sisi OJK pihaknya akan terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi petani, nelayan, serta kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan jelasnya, menjadi bagian dari program prioritas OJK.

Iklan

Kalau peningkatan literasi dan inklusi itu terus kita lakukan. Dan OJK itu punya 10 program prioritas termasuk kepada petani, nelayan, UMKM, ibu rumah tangga, kemudian pelajar, disabilitas, kemudian darah 3T dan sebagainya,”

tuturnya.

Kiki mengungkapkan, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69 persen, dengan inklusi keuangan mencapai 93 persen. Angka itu menunjukkan bahwa masih terdapat masyarakat yang telah menggunakan produk keuangan, namun belum sepenuhnya memahami produk yang digunakan.

Jadi banyak orang yang menggunakan produk uang tapi belum terlalu paham,”

tuturnya.

Prabowo Incar 100 Juta Rakyat

Presiden Prabowo berpidato dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo, Jakarta, 22 Oktober 2026.
Presiden Prabowo berpidato dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo, Jakarta, 22 Oktober 2026. (Youtube/Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah akan menggelontorkan dana sebesar Rp400 triliun pada tahun depan. Dana itu akan disalurkan kepada petani, nelayan, serta masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar di Jiexpo, Jakarta.

Di tahun yang akan datang rencana kita sasaran kita insya Allah saya ingin menyalurkan Rp400 triliun kepada para petani, nelayan, dan mereka-mereka yang berada di pedesaan dan di daerah-daerah terpencil, dan daerah-daerah yang tertinggal, juga di daerah-daerah perkotaan yang mereka yang berpenghasilan rendah,”

ujar Prabowo Kamis, 22 Oktober 2026.

Prabowo mengatakan, untuk sasaran penerima ini sebanyak 28 juta kepala keluarga atau sekitar 100 juta rakyat.

Ini nanti sasarannya adalah kurang lebih 28 juta keluarga. 28 juta keluarga. Kalau dengan istri dengan anak berarti kali empat, kurang lebih 100 juta rakyat kita,”

jelasnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.