PT Bayan Resources Tbk (BYAN) buka suara, terkait pengalihan saham kepada PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Melalui Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS), saham BYAN dijual di harga Rp2.588 per saham pada 15 Oktober 2026.
Adapun nilai harga saham itu berada jauh di bawah harga saham BYAN, karena pada 14 Oktober konglomerat Low Tuck Kwon melakukan pembelian saham di pasar reguler di harga Rp11.200 per saham.
Perseroan tidak menjadi pihak dalam transaksi tersebut, Perseroan tidak bisa memberikan konfirmasi atas hal-hal yang menjadi substansi pertanyaan-pertanyaan sebagaimana disebutkan di atas,”
kata Direktur BYAN Alexander Ery Wibowo dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat, 23 Oktober 2026.
Kepemilikan Saham

Berdasarkan laporan, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) hingga 19 Oktober 2026, komposisi kepemilikan saham yakni Low Tuck Kwong memiliki 2.766.667.800 saham atau setara dengan 8,30 persen dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan.







