Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

IHSG Bangkit 4,9 Persen Sepekan, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp9.583 Triliun

Pada Jumat Sore IHSG ditutup pada level 5.439, atau naik dibandingkan penutupan pekan sebelumnya yang ada di level 5.185.

Petugas melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Petugas melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/10/2026). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz)

Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), selama periode 19–23 Oktober 2026 mengalami kenaikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar meningkat dibandingkan pekan lalu.

Sekretaris Perusahaan BEI, Elsierra Putri Yosita mengatakan IHSG ditutup pada level 5.439, atau naik dibandingkan penutupan pekan sebelumnya yang ada di level 5.185.

“IHSG ditutup pada level 5.439,258, naik 4,90 persen dibandingkan penutupan pekan sebelumnya pada level 5.185,105,”

kata Elsierra dalam keterangannya Sabtu, 24 Oktober 2026.

Kapitalisasi Pasar Naik

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta,

Adapun kenaikan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian, yang naik 25,42 persen menjadi Rp20,34 triliun dari Rp16,22 triliun pada pekan sebelumnya.

Iklan

Rata-rata frekuensi transaksi harian juga naik 13,80 persen menjadi 1,95 juta kali transaksi, dibandingkan 1,72 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Menguatnya IHSG ini juga membuat kapitalisasi pasar BEI meningkat 4,66 persen menjadi Rp9.583 triliun, dari Rp9.157 triliun pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian tercatat sebesar 39,96 miliar saham, atau turun 9,39 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 44,10 miliar saham.

Modal Asing Kabur

Ilustrasi uang dolar
Ilustrasi uang dolar (Foto: freepik)

Dari sisi transaksi investor asing, pada Jumat, 23 Oktober 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,28 triliun. Sehingga, secara kumulatif sepanjang 2026 hingga periode pelaporan, investor asing membukukan nilai jual bersih sebesar Rp94,87 triliun. 

“Perkembangan perdagangan tersebut menjadi bagian dari dinamika pasar saham Indonesia pada pekan ini, di tengah penyesuaian kebijakan pasar modal dan berbagai inisiatif BEI untuk mendukung pengembangan pasar keuangan yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan,”

jelasnya

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.