Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Laba Bank Mandiri Tembus Rp45,5 Triliun, Melonjak 20,7 Persen pada Kuartal III 2026

Pertumbuhan bisnis Bank Mandiri telah menjangkau berbagai sektor dalam ekosistem perekonomian nasional, dari BUMN hingga UMKM.

img 20261024 wa0009

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp45,5 triliun hingga kuartal III-2026. Hal ini ditopang oleh ekspansi kredit, pertumbuhan transaksi digital, serta peningkatan produktivitas operasional.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini mengatakan laba bersih ini tercatat tumbuh sebesar 20,7 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

“Bank Mandiri membukukan laba bersih konsolidasi Rp45,5 triliun hingga kuartal III-2026, tumbuh 20,7 persen secara tahunan, seiring ekspansi kredit berbasis ekosistem, peningkatan transaksi digital, serta produktivitas bisnis yang terus membaik,”

kata Novita dalam keterangannya Sabtu, 24 Oktober 2026.

Pertumbuhan Bisnis

Gedung Bank Mandiri di Jakarta Barat. (Sumber: Bank Mandiri)
Gedung Bank Mandiri di Jakarta Barat. (Sumber: Bank Mandiri)

Novita menuturkan, dari sisi intermediasi kredit Bank Mandiri secara bank only mencapai Rp1.605,8 triliun per September 2026, atau tumbuh 16 persen secara yoy.

Iklan

Lalu untuk penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp1.750,2 triliun, atau tumbuh 17,7 persen secara yoy, yang turut mendukung intermediasi yang tetap kuat. Sementara itu, total aset hingga akhir kuartal III-2026 sebesar Rp2.404,1 triliun atau naik 20,1 persen yoy.

Novita juga menegaskan, pertumbuhan bisnis Bank Mandiri telah menjangkau berbagai sektor dalam ekosistem perekonomian nasional, mulai dari pemerintah dan BUMN, sektor usaha penopang ekonomi, hingga UMKM dan masyarakat.

Tebar Dividen Rp50,6 Triliun

Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)
Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)

Di samping itu, sepanjang 2026 Bank Mandiri telah membagikan dividen sebesar Rp50,6 triliun, termasuk dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun.

Pembagian dividen ini mencerminkan upaya manajemen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kekuatan permodalan, dan imbal hasil yang berkelanjutan bagi investor.

“Oleh karenanya, perseroan terus berupaya menjaga kepercayaan investor melalui kinerja yang sehat, pertumbuhan berkelanjutan, dan penciptaan nilai jangka panjang,”

jelasnya.

Selain itu untuk memperluas jangkauan pembiayaan, kredit korporasi mencapai Rp700 triliun per September 2026, atau tumbuh 22 persen secara yoy.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.