Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

IHSG Ditutup Memerah 1,22 Persen, Rupiah Amblas ke Rp18.135 per Dolar AS

Rupiah tercatat amblas sebesar 0,30 persen ke level Rp18.135 per dolar AS. Sementara itu IHSG melemah sebesar 1,22 persen ke level 5.373.

IHSG dan Rupiah Melemah pada penutupan 26 Oktober 2026. (Sumber: Dibuat AI)
IHSG dan Rupiah Melemah pada penutupan 26 Oktober 2026. (Sumber: Dibuat AI)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah kompak ditutup melemah pada Senin, 26 Oktober 2026. Rupiah kini menembus level Rp18.100 per dolar Amerika Serikat (AS), dan IHSG anjlok lebih dari 1 persen.

Rupiah tercatat amblas sebesar 0,30 persen atau 55 poin ke level Rp18.135 per dolar AS. Sementara itu IHSG melemah sebesar 1,22 persen ke level 5.373.

Berdasarkan data perdagangan sore ini, sejumlah nilai tukar Asia melemah diantaranya Peso Filipina (PHP) sebesar 0,54 persen, Rupee India (INR) melemah sebesar 0,32 persen.

Iklan

Lalu Yen Jepang (JPY) anjlok 0,24 persen, Dolar Singapura (SGD) amblas 0,13 persen, Won Korea (KRW) melemah 0,10 persen, Baht Thailand (THB turun sebesar 0,08 persen, dan Ringgit Malaysia (MYR) melemah 0,02 persen.

Sentimen Rupiah

Mata uang Rupiah dan Dollar AS
Mata uang Rupiah dan Dollar AS/Doc. Owrite/Acel

Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengungkapan sentimen rupiah berasal dari serangan oleh kelompok Houthi Yaman yang berafiliasi dengan Iran terus berlanjut sepanjang akhir pekan.

Arab Saudi telah mencegat sejumlah rudal dan drone tambahan. Namun, situasi keamanan di sekitar Laut Merah juga memburuk seiring dengan pergerakan kelompok Houthi menuju Selat Bab el-Mandeb,”

kata Ibrahim dalam keterangannya Senin, 26 Oktober 2026.

Presiden AS Donald Trump juga mengatakan bahwa saat ini harus mengambil keputusan, apakah akan mencapai kesepakatan dengan Teheran atau mengakhirinya sama sekali.

Selain itu, investor tengah menantikan sejumlah agenda ekonomi di AS diantaranya pertemuan the Fed yang akan diikuti oleh rilis indikator inflasi pilihan the Fed yakni indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) inti.

Saham Melemah

Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16/10/2026). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye)

Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp14,9 triliun dengan melibatkan 36,9 miliar saham dalam 1,8 juta kali transaksi. Sebanyak 161 saham naik, 112 tidak bergerak, dan saham turun sebanyak 520.

Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:

  • PT Graha Prima Mentari Tbk (GRMP) melemah 9,30 persen ke Rp117
  • PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) memerah 8,72 persen ke Rp178
  • PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) melemah 7,72 persen ke Rp11.350

Sementara saham yang paling banyak dijual asing atau net foreign sell diantaranya:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp770,54 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp346,82 miliar
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp101,25 miliar

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.