PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengakuisisi saham perusahaan tambang logam asal Australia, Mount Margaret Mining Pty Ltd sebesar US$22 juta. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari program diversifikasi usaha di luar sektor batu bara.
Direktur Bumi Resources R.A. Sri Dharmayanti mengatakan transaksi ini dilakukan pada 23 Oktober 2026 melalui anak usaha yang sepenuhnya dimiliki perseroan, yakni Bumi Resources Australia Pty Ltd (BRA).
“Perseroan telah melakukan transaksi akuisisi atas sejumlah dua lembar saham yang merupakan seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Mount Margaret, suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Australia,”
kata Sri dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa, 27 Oktober 2026.
Dengan pengambilalihan ini, maka BUMI secara tidak langsung melalui BRA telah memiliki 100 persen saham Mount Margaret, dengan total nilai transaksi US$22 juta.
Iklan
“Dengan demikian, perseroan secara tidak langsung melalui BRA telah memiliki 100 persen saham Mount Margaret, dengan total nilai transaksi sebesar US$22.008.708,33,”
jelasnya.
Diversifikasi Usaha
Pertambangan batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur, Indonesia. (sumber: bumiresources.com)
Sri menuturkan, akuisisi ini dilakukan sejalan dengan rencana transformasi perseroan dan bagian dari program diversifikasi usaha perseroan di luar sektor batu bara.
“Sebagaimana disebutkan di atas, selanjutnya Perseroan, secara tidak langsung melalui BRA, merupakan pemegang 100 persen saham di Mount Margaret,”
tuturnya.
Sri menuturkan, transaksi akuisisi ini akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha yang dijalankan oleh perseroan, serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham perseroan.
Profil Mount Margaret
Mount Margaret merupakan proyek eksplorasi bijih besi, emas, dan tembaga yang berlokasi di wilayah Shire of Ashburton, Australia Barat.
Berdasarkan informasi perusahaan, terdapat 38 laporan Western Australia Mineral Exploration (WAMEX) yang diajukan oleh tujuh perusahaan berbeda sepanjang 1991–2020. Laporan terbaru diajukan oleh Hamersley Exploration Pty Limited pada 2020.
Dari total laporan itu, sebanyak 10 laporan mencatatkan deklarasi sumber daya mineral. Sumber lain menyebutkan Mount Margaret merupakan proyek tambang tembaga dan emas yang mencakup lima area tambang terbuka (open pit).
Tambang ini terbagi dalam dua konsesi utama yaitu, konsesi E1 yang terdiri dari deposit E1 North, E1 South, dan E1 East, serta konsesi Monakoff yang mencakup deposit Monakoff dan Monakoff East.
Gabungan sumber daya dari deposit E1 dan Monakoff pada 2014 diperkirakan mencapai 52,1 juta ton (mt) dengan kadar 0,77 persen tembaga dan 0,23 gram per ton (g/t) emas. Total potensi kandungan mineral di area tersebut diperkirakan menyimpan sekitar 401.000 ton tembaga dan 384.000 ons (oz) emas.