Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Bahlil: Gara-gara Minyak Ketegangan Terjadi Antar Negara

​Bahlil mengungkapkan, bahwa kondisi dunia saat ini memaksa setiap negara untuk memproteksi kebutuhan domestiknya masing-masing.

Bahlil: Gara-gara Minyak Ketegangan Terjadi Antar Negara
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia, saat pidato di Pembukaan Forek Hulu Migas di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026. (sumber: Youtube Kementerian ESDM)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia, memperingatkan potensi ketegangan antar negara yang dapat timbul akibat persaingan dan perebutan komoditas energi, khususnya minyak.

​Bahlil mengungkapkan, bahwa kondisi dunia saat ini memaksa setiap negara untuk memproteksi kebutuhan domestiknya masing-masing. Ia menyebutkan, situasi tersebut membuat perumpamaan global saat ini bergeser, di mana orang-orang kini lebih banyak mencari minyak ketimbang emas.

​Sekarang di-perumpamakan antara mencari minyak atau mencari emas. Ini dulu antara emas dan minyak orang kadang-kadang memilih emas. Kalau sekarang ini lebih banyak mencari minyak,”

kata Bahlil saat pembukaan Forek Hulu Migas di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026.

​Ia lantas mengingatkan, bahwa perebutan komoditas minyak tersebut memiliki risiko besar yang dapat memicu ketegangan di berbagai wilayah.

Iklan

Dengan nada bercanda, ia bahkan menyebutkan bahwa ketegangan akibat dinamika energi tersebut sempat dirasakan pula di kawasan Asia Tenggara.

​Hati-hati, gara-gara minyak ini bisa terjadi ketegangan di mana-mana. Terakhir, beberapa hari ini juga terjadi ketegangan di kawasan Asia Tenggara. Ini bisa bahaya, berdampak sistemik, masif, dan terstruktur ini,”

imbuhnya.

Bahlil pun menekankan bahwa situasi perebutan energi ini menuntut seluruh pemangku kepentingan di sektor hulu migas untuk terus memperkuat kolaborasi yang baik, bekerja dengan cepat, serta menjaga produktivitas nasional demi mengantisipasi dampak global yang lebih luas.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal