Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Bahlil: Perang di Timur Tengah Berdampak Masif ke Ekonomi RI

Ia menyebut bahwa para pakar dan menteri ESDM di berbagai belahan dunia selalu mendiskusikan kapan konflik-konflik global akan berakhir.

Ilustrasi harga minyak dunia naik karena konflik Timur Tengah.
Ilustrasi harga minyak dunia naik karena konflik Timur Tengah. (Dibuat oleh AI)

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menyoroti kondisi geopolitik global yang saat ini masih berada dalam ketidakpastian.

Ia menyebut bahwa para pakar dan menteri ESDM di berbagai belahan dunia selalu mendiskusikan kapan konflik-konflik global akan berakhir. Bahlil pun mencontohkan sejumlah konflik berkepanjangan yang tak kunjung selesai.

​”Perang antara Ukraina dan Rusia udah lebih dari 3 tahun enggak selesai. Persoalan Palestin, Israel, enggak selesai, ditambah lagi dengan Amerika gabung dengan perusahaan Iran, sekarang Houthi dengan Arab Saudi,”

kata Bahlil saat pembukaan Forek Hulu Migas di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026.

Pilihan EditorNatania Longdong

Bahlil: Gara-gara Minyak Ketegangan Terjadi Antar Negara

​Akibat dari berbagai konflik tersebut, kata Bahlil, kondisi dunia saat ini memaksa setiap pemerintah di negara mana pun untuk memproteksi kebutuhan dalam negerinya masing-masing.

Iklan

Ia lantas menyoroti dinamika konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah yang dinilainya membawa implikasi luas secara politik dan ekonomi.

​”Maka tidak heran kemudian perangnya di kawasan Timur Tengah, tapi ini seperti politik. Perang di Timur Tengah tapi berdampak secara masif. Dampaknya ke mana-mana. Ke ekonomi sudah pasti terjadi. Dan termasuk di Indonesia,”

imbuhnya.

Di tengah situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian, Bahlil menekankan bahwa pemerintah terus memperkuat langkah mitigasi dan kolaborasi lintas sektor untuk mengamankan stabilitas ekonomi serta ketahanan energi nasional dari hantaman krisis yang berkepanjangan.

Selain itu, Indonesia juga berusaha mengambil langkah strategis untuk mengamankan energi di dalam negeri.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar