Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

IHSG Ditutup Amblas 3,49 Persen, Rupiah Menguat Rp18.137 per Dolar AS

Rupiah menguat sebesar 0,26 persen ke level Rp18.137 per dolar AS. Sedangkan IHSG amblas sebesar 3,49 persen ke level 5.098.

IHSG Ditutup Amblas 3,49 Persen, Rupiah Menguat Rp18.137 per Dolar AS. (Sumber: Dibuat AI)
IHSG Ditutup Amblas 3,49 Persen, Rupiah Menguat Rp18.137 per Dolar AS. (Sumber: Dibuat AI)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah ditutup berlawanan arah pada Kamis, 29 Oktober 2026. Rupiah menguat, sementara IHSG tercatat melemah.

Rupiah tercatat menguat sebesar 0,26 persen atau 47 poin ke level Rp18.137 per dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan IHSG amblas sebesar 3,49 persen ke level 5.098.

Berdasarkan data perdagangan sore ini, sejumlah nilai tukar negara Asia juga tercatat menguat diantaranya Yuan Tiongkok (CNY) sebesar 0,07 persen, Dolar Singapura (SGD) menguat 0,07 persen.

Iklan

Kemudian Peso Filipina (PHP) menguat 0,30 persen, Won Korea (KRW) menguat sebesar 0,35 persen, dan Ringgit Malaysia (MYR) menguat sebesar 0,39 persen.

Sentimen Rupiah

Mata uang Rupiah dan Dollar AS
Mata uang Rupiah dan Dollar AS/Doc. Owrite/Acel

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengungkapkan pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi oleh keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) mempertahankan suku bunga di kisaran 3,75-4 persen.

“Rupiah diperkirakan menguat seiring pelemahan dolar AS pasca FOMC,”

kata Lukman kepada Owrite Kamis, 29 Oktober 2026.

Namun, Lukman mengatakan bahwa fokus pasar saat ini masih tertuju pada kondisi pasar ekuitas Indonesia yang masih belum pulih dari tekanan

“Fokus pasar masih tertuju pada pergerakan ekuitas domestik. Jika investor asing kembali mencatatkan net buy seperti pada Rabu, hal ini akan memberikan dukungan tambahan bagi rupiah,”

ujarnya.

Saham Melemah

Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16/10/2026). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye)

Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp11,2 triliun dengan melibatkan 23,2 miliar saham dalam 1,3 juta kali transaksi. Sebanyak 98 saham naik, 70 tidak bergerak, dan saham turun sebanyak 624.

Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:

  • PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) melemah sebesar 10 persen ke Rp198
  • PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) melemah sebesar 10 persen ke Rp144
  • PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) melemah sebesar 9,90 persen ke Rp91

Sementara saham yang paling banyak dijual asing atau net foreign sell diantaranya:

  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar Rp430,09 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp276,46 miliar
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp85,91 miliar

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.