Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah ditutup berlawanan arah pada Kamis, 29 Oktober 2026. Rupiah menguat, sementara IHSG tercatat melemah.
Rupiah tercatat menguat sebesar 0,26 persen atau 47 poin ke level Rp18.137 per dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan IHSG amblas sebesar 3,49 persen ke level 5.098.
Berdasarkan data perdagangan sore ini, sejumlah nilai tukar negara Asia juga tercatat menguat diantaranya Yuan Tiongkok (CNY) sebesar 0,07 persen, Dolar Singapura (SGD) menguat 0,07 persen.
Iklan
Kemudian Peso Filipina (PHP) menguat 0,30 persen, Won Korea (KRW) menguat sebesar 0,35 persen, dan Ringgit Malaysia (MYR) menguat sebesar 0,39 persen.
Sentimen Rupiah
Mata uang Rupiah dan Dollar AS/Doc. Owrite/Acel
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengungkapkan pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi oleh keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) mempertahankan suku bunga di kisaran 3,75-4 persen.
“Rupiah diperkirakan menguat seiring pelemahan dolar AS pasca FOMC,”
kata Lukman kepada Owrite Kamis, 29 Oktober 2026.
Namun, Lukman mengatakan bahwa fokus pasar saat ini masih tertuju pada kondisi pasar ekuitas Indonesia yang masih belum pulih dari tekanan
“Fokus pasar masih tertuju pada pergerakan ekuitas domestik. Jika investor asing kembali mencatatkan net buy seperti pada Rabu, hal ini akan memberikan dukungan tambahan bagi rupiah,”
ujarnya.
Saham Melemah
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16/10/2026). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye)
Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp11,2 triliun dengan melibatkan 23,2 miliar saham dalam 1,3 juta kali transaksi. Sebanyak 98 saham naik, 70 tidak bergerak, dan saham turun sebanyak 624.
Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:
PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) melemah sebesar 10 persen ke Rp198
PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) melemah sebesar 10 persen ke Rp144
PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) melemah sebesar 9,90 persen ke Rp91
Sementara saham yang paling banyak dijual asing atau net foreign sell diantaranya:
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar Rp430,09 miliar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp276,46 miliar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp85,91 miliar