Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia pada Oktober 2026 mengalami inflasi sebesar 0,22 persen secara bulanan atau month to month (mtm). Sedangkan secara tahunan (year on year/yoy) inflasi sebesar 3,23 persen.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami kenaikan secara bulanan dari 112,31 pada September 2026, menjadi 112,56 pada Oktober 2026.
“Pada Oktober 2026 terjadi inflasi sebesar 0,22 persen secara bulanan atau mtm. Secara tahunan atau yoy terjadi inflasi sebesar 3,23 persen, secara tahun kalender atau year to date terjadi inflasi sebesar 2,40 persen,”
kata Ateng dalam konferensi pers Senin, 2 November 2026.
Makan dan Minum Pendorong Terbesar

Ateng menuturkan, kelompok pengeluaran pendorong inflasi bulanan terbesar berasal dari makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,51 persen dengan adil sebesar 0,15 persen.







