Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Tertatih di Rp18.156 per Dolar AS, Pasar Menanti Data BPS

Analis memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak dalam rentang Rp18.100 per dolar AS hingga Rp18.200 per dolar AS.

Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/kye)

Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,05 persen atau 9 poin ke level Rp18.156 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin pagi, 2 November 2026.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan sentimen rupiah hari ini berasal dari sikap investor yang masih wait and see menantikan data perekonomian domestik yang akan dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini.

“Rupiah diperkirakan dibuka datar, dengan investor menantikan serentetan data ekonomi domestik siang ini, di antaranya inflasi dan perdagangan,”

kata Lukman kepada Owrite.id.

Lukman menuturkan rupiah berpotensi menguat pada perdagangan hari ini. Hal itu didukung oleh penurunan harga minyak dunia, serta harapan damai di Timur Tengah.

Iklan

“Harga minyak mentah dunia yang turun oleh harapan perundingan damai untuk mengakhiri perang AS Iran dapat mendukung rupiah,”

ujar dia.

Dia bilang saat ini sentimen domestik cenderung lemah. Sehingga, tekanan rupiah salah satunya berasal dari aksi jual investor asing atau foreign sell-off di pasar saham Indonesia.

“Sentimen domestik umumnya masih lemah oleh sell off asing di pasar ekuitas,”

ucap dia.

Maka, Lukman memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak dalam rentang Rp18.100 per dolar AS hingga Rp18.200 per dolar AS.

Mata Uang Asia

Berdasarkan data perdagangan pagi ini, selain rupiah sejumlah nilai tukar negara Asia turut melemah di antaranya Won Korea (KRW) turun 0,42 persen, Ringgit Malaysia (MYR) anjlok 0,22 persen.

Kemudian Yen Jepang (JPY) melemah 0,20 persen terhadap dolar AS, Dolar Singapura (SGD) anjlok 0,09 persen, serta Yuan Tiongkok (CNY) melemah 0,01 persen.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.