Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Cabai Rawit Makin Pedas dan Meroket ke Rp90 Ribu per Kg, Mendag Klaim Gegara El Nino

Kebutuhan pokok saat ini tercatat relatif stabil. Kenaikan tercatat hanya pada komoditas cabai rawit hingga cabai merah keriting.

Menteri Perdagangan Budi Santoso di Kemenko Perekonomian (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Menteri Perdagangan Budi Santoso di Kemenko Perekonomian (sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso buka suara terkait masih mahalnya harga cabai di Indonesia. Kenaikan harga cabai ini dipengaruhi oleh faktor cuaca, yakni El Nino.

Budi mengatakan, kebutuhan pokok saat ini tercatat relatif stabil. Kenaikan tercatat hanya pada komoditas cabai rawit hingga cabai merah keriting.

“Sekarang kan memang sebenarnya komoditas yang lain kebutuhan pokok relatif stabil ya. Tapi memang cabai rawit, kemudian cabai keriting, cabai rawit merah sedikit kenaikan itu karena memang, karena faktor cuaca,”

kata Budi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 3 November 2026.

Pemerataan Pasokan

Ilustrasi cabai segar
Ilustrasi cabai segar (Foto: unsplash Shane Kong)

Budi mengatakan, dalam mengatasi kenaikan harga cabai ini pemerintah akan melanjutkan upaya pemerataan pasokan dengan mengirimkan komoditas dari daerah surplus ke daerah yang membutuhkan.

Iklan

Budi mencontohkan, langkah yang sudah dilakukan salah satunya dengan mengirim cabai sebanyak 7 ton dari Jawa Timur ke Halmahera, Maluku Utara.

“Cabai kemarin kita ngirim ke Halmahera ya, kan kita ngirim 7 ton dari Jawa Timur, karena Jawa Timur surplus cabai. Jadi kerja sama kita dengan Bapanas, kerja sama dengan BI, dan pemerintah daerah. Kita ngirim 7 ton ke Halmahera,”

jelasnya.

Distribusi Stok Telur

Telur ayam.
Telur ayam. (Foto: Owrite/Ossid Duha Jussas Salma).

Selain cabai, pemerintah juga menyiapkan pengiriman telur ke wilayah yang mengalami keterbatasan distribusi. Budi mengatakan, harga rata-rata nasional telur ayam saat ini sebesar Rp26.400 per kilogram (kg), dibandingkan harga acuan yang sebesar Rp30.000 per kg.

“Artinya, sementara ada daerah tertentu yang distribusinya itu agak susah itu naik. Sehingga kita akan kirim ke daerah-daerah yang harganya lebih tinggi, sehingga harga menjadi stabil,”

katanya.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) oleh Bank Indonesia (BI), harga cabai rawit merah dijual seharga Rp90.850 per kg, cabai merah keriting sebesar Rp85.100 per kg, cabai rawit hijau sebesar Rp74.750 per kg, dan cabai merah besar sebesar Rp67.400 per kg.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.