Setelah IHSG kemarin gagal menembus resistance di 5100, ada kemungkinan hari ini kembali melemah. Pada penutupan perdagangan sebelumnya IHSG menguat 0,8 persen, meski masih disertai dengan net sell asing.
“Setelah IHSG kemarin gagal menembus resistance di 5.100, ada kemungkinan hari ini kembali melemah,”
kata Fanny.
Pasar Asia
Fanny menuturkan untuk bursa saham Asia beragam pada perdagangan Senin, 2 November 2026, di tengah peningkatan kekhawatiran investor terhadap keberlanjutan lonjakan investasi artificial intelligence.
“Pelaku pasar juga mencermati laporan keuangan sejumlah perusahaan teknologi besar, termasuk Apple yang dijadwalkan merilis kinerja pekan ini,”
ujar dia.
Adapun di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,33 persen dan Topix melemah 0,88 persen. Sementara Korea Selatan, indeks KOSPI melonjak 2,24 persen dan KOSDAQ menguat 1,38 persen.
Kemudian indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,42 persen, CSI 300 China menguat 0,79 persen. Sedangkan ASX 200 Australia terkoreksi sebesar 0,58 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 4.980 hingga 5.030, sedangkan level resist di kisaran 5.100 hingga 5.170.