Perjalanan masyarakat Indonesia ke luar negeri atau wisatawan nasional (wisnas) pada September 2026 mengalami penurunan, salah satunya karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jumlah perjalanan wisnas mencapai 600.605 pada September.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono mengatakan jumlah perjalanan wisnas tercatat turun 6,69 persen secara bulanan (month to month/mtm) dan secara tahunan atau year on year (yoy) turun sebesar 13,69 persen.
“Perjalanan orang Indonesia yang ke luar negeri atau wisatawan nasional atau kami sebut dengan wisnas, pada kondisi September 2026 terdapat sebanyak 600.061 perjalanan wisnas. Angka tersebut mengalami penurunan 6,69 persen secara bulanannya,”
kata Ateng dalam konferensi pers Selasa, 3 November 2026.
Karhutla Jadi Penyebab

Ateng menjelaskan, penurunan wisnan secara bulanan ini didorong oleh fenomena kabut asap, yang mana itu dipicu oleh karhutla di sejumlah wilayah Tanah Air. Sehingga, kondisi itu memengaruhi penerbangan level internasional.







