Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.146 per Dolar AS, Sentimen Pasar Belum Ramah

Analis memprediksi pergerakan mata uang Garuda masih akan dipengaruhi oleh kondisi pasar saham domestik yang belum ada sentimen positif.

Karyawan menghitung uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Karyawan menghitung uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/kye)

Nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,06 persen atau 10 poin ke level Rp18.146 per dolar Amerika Serikat pada Selasa pagi, 3 November 2026.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan penguatan rupiah masih didukung oleh penurunan harga minyak dunia dan harapan damai di Timur Tengah. Namun, penguatan rupiah hari ini diperkirakan akan terbatas.

“Rupiah diperkirakan masih berfluktuatif dalam rentang ketat dengan potensi menguat terbatas, didukung oleh penurunan harga minyak mentah dunia yang cukup besar oleh harapan pembicaraan damai Timur Tengah,”

kata Lukman kepada Owrite.id.

Waspada

Lukman menuturkan investor saat ini masih berhati-hati di tengah padatnya jadwal rilis data perekonomian, serta mengantisipasi pemilu legislatif paruh waktu AS.

Iklan

“Investor umumnya masih berhati-hati di tengah minggu yang padat data ekonomi dan juga mengantisipasi pemilu legislatif paruh waktu AS,”

jelas dia.

Selain itu, Lukman mengatakan bahwa pergerakan mata uang Garuda masih akan dipengaruhi oleh kondisi pasar saham domestik yang belum menunjukkan sentimen positif.

“Pergerakan rupiah juga masih akan didikte oleh sentimen di pasar ekuitas yang masih lemah,”

ucap dia.

Adapun pada perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan menguat terbatas di kisaran Rp18.100 per dolar AS hingga Rp18.200 per dolar AS.

Berdasarkan data perdagangan pagi ini, sejumlah nilai tukar negara Asia tercatat menguat, di antaranya Yen Jepang (JPY) naik 0,02 persen, Baht Thailand (THB) naik 0,03 persen, Won Korea (KRW) naik 0,20 persen, dan Peso Filipina (PHP) menguat 0,21 persen.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.