Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada Rabu, 4 November 2026. Rupiah menguat sebesar 0,23 persen atau 41 poin ke level Rp18.119 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengungkapkan sentimen pendorong rupiah menguat masih berasal dari penurunan harga minyak dunia dan harapan damai di Timur Tengah.
“Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS di tengah penurunan harga minyak mentah dunia oleh harapan damai di Timur Tengah,”
kata Lukman kepada Owrite Rabu, 4 November 2026.
Menanti Pemilu Paruh Waktu AS

Lukman menuturkan, menguatnya rupiah juga didorong oleh turunnya indeks dolar AS karena antisipasi pasar terhadap hasil pemilu paruh waktu di Amerika Serikat.







