Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Melemah Rp18.168 per Dolar AS, IHSG Menguat ke Level 4.919

Rupiah melemah sebesar 0,04 persen ke Rp18.168 per dolar AS. Sementara itu, IHSG tercatat menguat sebesar 0,32 persen ke level 4.919.

Ilustrasi Rupiah Melemah, tapi IHSG menguat. (Sumber: Dibuat AI)
Ilustrasi Rupiah Melemah, tapi IHSG menguat. (Sumber: Dibuat AI)

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak berlawanan arah pada penutupan perdagangan Rabu, 4 November 2026. Rupiah melemah, sedangkan IHSG menguat.

Rupiah tercatat melemah sebesar 0,04 persen atau 8 poin ke Rp18.168 per dolar Amerika Serikat (AS). Sementara itu, IHSG tercatat menguat sebesar 0,32 persen ke level 4.919.

Berdasarkan data perdagangan sore ini, selain rupiah sejumlah nilai tukar Asia turut melemah diantaranya Peso Filipina (PHP) sebesar 0,09 persen, Yuan Tiongkok (CNY) melemah sebesar 0,05 persen, dan Rupee India (INR) sebesar 0,01 persen.

Iklan

Sentimen Rupiah

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ilustrasi karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapan sentimen rupiah berasal dari sikap pasar yang terus memantau perkembangan damai di Timur Tengah.

“Pasar terus memantau perkembangan dalam upaya mengakhiri konflik antara AS-Israel dan Iran, sementara Qatar meningkatkan upaya mediasi guna mencegah eskalasi serangan setelah pemilihan paruh waktu AS,”

kata Ibrahim dalam keterangannya Rabu, 4 November 2026.

Selain itu, data ketenagakerjaan AS tercatat lebih kuat dari perkiraan turut memberikan dukungan terhadap dolar AS. Laporan JOLTS Job Openings mencatat kenaikan menjadi 7,523 juta pada bulan September, meningkat dari 7,19 juta.

“Data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan turut memberikan dukungan bagi dolar AS,”

tuturnya.

Saham Naik

Pengunjung mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari layar gawai di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/hma)
Pengunjung mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari layar gawai di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/hma)

Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp10,7 triliun dengan melibatkan 26,6 miliar saham dalam 1,2 juta kali transaksi. Sebanyak 190 saham naik, 88 tidak bergerak, dan 439 turun.

Dilansir dari Stockbit, sejumlah saham yang mengalami kenaikan tertinggi atau top gainer diantaranya:

  • PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) menguat sebesar 34,59 persen ke Rp214
  • PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) naik sebesar 33,33 persen ke Rp24
  • PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) menguat 24,79 persen ke Rp755

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.