Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 6 November 2026. IHSG anjlok sebesar 1,74 persen ke level 4.942.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp361,6 miliar dengan melibatkan 1,8 miliar saham dalam 47,9 ribu kali transaksi. Sebanyak 391 saham turun, 138 tidak bergerak, dan 58 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan melemah pada perdagangan hari ini. Setelah sebelumnya IHSG ditutup naik 2,25 persen.
Iklan
IHSG berpotensi kembali koreksi hari ini,”
kata Fanny dalam analisisnya Jumat, 6 November 2026.
Pasar Asia
Bursa Saham Global. (Sumber: Unsplash/Anne Nygård)
Fanny menuturkan, bursa saham Asia bergerak bervariatif pada perdagangan Kamis, 5 November 2026, setelah investor mencermati hasil midterm election AS yang mendorong penguatan Wall Street.
Pergerakan pasar juga dipengaruhi oleh rotasi investasi dari saham-saham teknologi berbasis AI, serta kekhawatiran terhadap prospek industri pusat data,”
katanya.
Adapun di Jepang, indeks Nikkei 225 turun sebesar 1,8 persen sementara Topix melonjak 1,2 persen. Kemudian indeks Korea Selatan Kospi dan Kosdaq anjlok lebih dari 5 persen, indeks Hang Seng Hong Kong tercatat melesat 3,7 persen, serta ASX 200 Australia melonjak 2,6 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak di level support 4.900 hingga 4.950. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 5.050 hingga 5.150.