Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

OJK Buka Suara soal Gadai Saham ke Bank Mandiri: Pak Haji Isam Prime Customer

Haji Isam merupakan nasabah lama Bank Mandiri dengan status prime customer. Sehingga, dinilai telah memiliki pertimbangan tersendiri.

Logo Otoritas Jasa Keuangan.
Logo Otoritas Jasa Keuangan. (Antara/ Ist)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara, terkait aksi gadai saham dua emiten milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Aksi itu dilakukan sebelum Haji Isam membeli saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan berdasarkan ketentuan, aksi itu sah-sah saja dilakukan. Ketentuan yang dilarang adalah transaksi jual beli saham yang tidak sesuai dengan aturan.

“Sebenarnya ketentuan boleh, yang engga boleh itu dia jual beli saham. Tapi kalau untuk ambil alih dan lain sebagainya itu untuk akuisisi lah corporate action itu sebenernya diperbolehkan, walaupun nanti harga maksimal cuman 50 persen,”

kata Dian kepada Owrite di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat, 6 November 2026.

Ketika ditanya, apakah agunan berupa saham guna memperoleh fasilitas kredit diperbolehkan, Dian mengatakan hal itu boleh dilakukan. Menurutnya, transaksi itu berkaitan dengan kepemilikan atau kepentingan korporasi yang sama, sementara pembiayaannya diperoleh dari korporasi lain.

Iklan

“Nggak papa kan pemiliknya sama. Sebetulnya sama saja itu kan satu korporasi, ngambilnya ke korporasi lain,”

jelasnya.

Tak Ada Izin OJK Hanya B2B

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menggadaikan sahamnya ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Sumber: Dibuat AI)
PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menggadaikan sahamnya ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Sumber: Dibuat AI)

Dian mengatakan, pengagunan saham tersebut merupakan hubungan bisnis antarpihak atau business to business (B2B). Sehingga transaksi itu tidak memerlukan restu dari OJK.

“Kita engga kasih izin, itu business as usual. Itu B2B aja, jadi kita hanya memastikan bahwa memang ini sesuai dengan semua ketentuan berlaku berdasarkan keterangan bank semua ketentuan yang berlaku,”

jelasnya.

Menurut Dian, Haji Isam merupakan nasabah lama Bank Mandiri dengan status prime customer. Sehingga, Bank Mandiri dinilai telah memiliki pertimbangan tersendiri dalam memberikan fasilitas pembiayaan, termasuk memperhitungkan berbagai bentuk agunan yang disiapkan.

“Ini kan Pak Haji Isam nasabah lama prime customer Bank Mandiri, jadi sebenarnya mereka sudah tahu sudah hubungan komersial sudah lama dia sudah mempertimbangkan segala macam agunan, agunan utamanya kan proyek setelahnya kan tambahan mau saham kek mau yang lain-lain itu sebenarnya agendanya tambahan saja,”

kata Dian.

Sebelumnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) buka suara, terkait aksi gadai dua emiten milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, yakni PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN). Kedua saham itu telah dijadikan agunan kredit ke Bank Mandiri.

Fasilitas Kredit Rp40 Triliun

Ilustrasi gedung Bank Mandiri di Jakarta (sumber: Bank Mandiri)
Ilustrasi gedung Bank Mandiri di Jakarta (sumber: Bank Mandiri)

Senior Vice President Bank Mandiri, Adhika Vista mengatakan fasilitas kredit ini diberikan bukan untuk transaksi jual beli saham, namun ditunjukkan dalam rangka pengembangan usaha. Fasilitas kredit ini diberikan kepada PT Jhonlin Baratama (JB), yang terafiliasi dengan JARR dan PGUN.

“Fasilitas kredit yang ditujukan dalam rangka pengembangan usaha meliputi capex serta kebutuhan pembiayaan perusahaan dan group usaha di industri batu bara dan penunjangnya,”

kata Adhika dalam keterbukaan informasi dikutip Senin, 19 Oktober 2026.

Adhika menjelaskan, fasilitas kredit diberikan dengan sejumlah pertimbangan. Hal itu diantaranya repayment capacity perusahaan dan kebutuhan pembiayaan.

Sementara itu, Bank Mandiri mengungkapkan pihaknya memberikan plafon fasilitas kredit sebesar Rp40 triliun kepada perusahaan milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, yakni PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR).

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.