Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Dibuka Loyo di Rp18.094 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Nilai tukar rupiah hari ini diproyeksi akan bergerak melemah melawan dolar AS, di kisaran Rp18.050 per dolar AS hingga Rp18.150 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah berada di level Rp18.109 per dolar AS pada perdagangan Senin (13/7) sore, rupiah melemah 44 poin atau 0,24 persen dibandingkan dari penutupan sebelumnya di level Rp 18.065 per dolar AS imbas ketegangan geopolitik AS-Iran yang meningkat di Timur Tengah. (Sumber: Antara Foto/M Risyal Hidayat/foc)
Nilai tukar rupiah berada di level Rp18.109 per dolar AS pada perdagangan Senin (13/7) sore, rupiah melemah 44 poin atau 0,24 persen dibandingkan dari penutupan sebelumnya di level Rp 18.065 per dolar AS imbas ketegangan geopolitik AS-Iran yang meningkat di Timur Tengah. (Sumber: Antara Foto/M Risyal Hidayat/foc)

Mata uang Garuda dibuka melemah pada pembukaan perdagangan Jumat, 6 November 2026. Rupiah tercatat melemah sebesar 0,07 persen atau 12 poin ke level Rp18.094 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengungkapkan melemahnya rupiah didorong oleh sentimen risk-off global, terutama kekhawatiran investor terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dan respons negatif pasar terhadap hasil pemilu paruh waktu AS.

Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off global terkait AI oleh respon negatif investor terhadap hasil pemilu paruh waktu AS,”

kata Lukman kepada Owrite Jumat, 6 November 2026.

Proyeksi Rupiah

Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/kye)

Meski demikian, Lukman memperkirakan pelemahan rupiah pada hari ini akan terbatas karena ditopang oleh data perekonomian Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Indonesia pada kuartal III-2026 tumbuh 5,47 persen, atau naik dibandingkan kuartal II-2026 yang sebesar 5,29 persen.

Iklan

Perlemahan mungkin akan terbatas oleh dukungan data PDB Indonesia yang lebih kuat dari perkiraan yang dirilis Kamis,”

ujarnya.

Selain itu, Lukman mengatakan bahwa pelaku pasar juga tengah mencermati rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat atau Non-Farm Payrolls (NFP), yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam waktu Indonesia.

Untuk itu, Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak melemah melawan dolar AS, di kisaran Rp18.050 per dolar AS hingga Rp18.150 per dolar AS.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.