Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) telah merampungkan berkas perkara kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook 2019-2022 yang menyeret mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Berkas Nadiem Cs telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat untuk segera disidangkan.
Nantinya Nadiem akan disidangkan bersama tersangka Ibrahim Arif selaku Konsultan Teknologi pada Kemendikbudristek, mantan Direktur Sekolah Menengah Pertama pada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Mulyatsyah, mantan Direktur Sekolah Dasar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Sri Wahyuningsih.
Pelimpahan berkas ke Pengadilan Tipikor ini menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan dan penuntutan telah dilakukan secara cermat, profesional, dan berdasarkan bukti yang kuat. Tahap berikutnya menjadi kewenangan Majelis Hakim untuk memeriksa dan mengadili para terdakwa,”
kata Direktur Penuntutan pada Jampidsus Kejagung, Riono Budisantoso saat konferensi pers di Kejagung, Senin 8 Desember 2025.
Pengadaan laptop Chromebook awalnya untuk program merdeka belajar untuk tahun 2019-2022. Saat itu tim teknis pada Kemendikbudristek telah melaporkan soal pemakaian laptop berbasis Chromebook tidak cocok dipakai.






