Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapati adanya bukti percakapan yang dihapus saat dari kasus suap Bupati Bekasi Ade Kuswara. Bukti chat yang terhapus itu didapati setelah penyidik KPK melakukan penggeledahan di Komplek Perkantoran Kabupaten Bekasi pada Senin, 22 Desember 2025.
Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo mengatakan penyidik akan menyelidiki siapa yang memberi perintah menghapuskan jejak korupsi Ade Kuswara.
Dalam BBE (Barang Bukti Elektronik) yang disita, diantaranya handphone, penyidik menemukan beberapa percakapannya sudah dihapus. KPK akan menelusuri siapa pemberi perintah untuk menghilangkan jejak-jejak komunikasi tersebut,”
kata Budi kepada wartawan, Selasa, 23 Desember 2025.
Budi menjelaskan terkait penggeledahan di Komplek Perkantoran Kabupaten Bekasi itu, penyidik telah mengamankan jejak keterlibatan Ade Kuswara yang menerima suap. Di antara bukti yang disita berupa dokumen dan barang bukti elektronik.






