Eks Mendikbudristek, Nadiem Makarim meluruskan dirinya yang didakwa memperkaya diri Rp809 miliar dari kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook Kemendikbudristek. Di dakwaan Nadiem, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut uang Rp809 miliar itu berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2022 lantaran mengalami peningkatan.
Dakwaan menjelaskan uang Rp809 miliar diterima oleh saya dan sudah menjadi kekayaan diri saya atas dasar LHKPN pada tahun 2022 yang mencatat adanya perolehan harta jenis surat berharga sebesar Rp5,5 triliun,”
ucap Nadiem dalam nota eksepsinya di PN Jakarta Pusat, Senin, 5 Januari 2026.
Nadiem mengaku bingung lantaran dakwaan memperkaya diri Rp809 miliar itu, apakah yang dimaksud Jaksa mengenai penerimaan uang atau surat berharga di LHKPN 2022.
Dia menjelaskan sejatinya sumber kekayaan dirinya ketika menjabat menteri yakni sebelumnya saham di PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB).






