Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hukum

Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Pati Sudewo Diobok-obok KPK, Ini yang Didapati

KPK menyatakan penggeledahan lainnya juga menyasar ke kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades).

KPK menetapkan Bupati Pati tersebut sebagai tersangka dengan barang bukti berupa uang senilai Rp2,6 miliar.
KPK menetapkan Bupati Pati tersebut sebagai tersangka dengan barang bukti berupa uang senilai Rp2,6 miliar. (Sumber: Antara Foto/Muhammad Adimaja/rwa)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor dan rumah dinas Bupati Pati, Sudewo terkait kasus korupsi jual beli jabatan calon perangkat desa (Caperdes). Penggeledahan itu dilakukan usai KPK menetapkan Sudewo sebagai tersangka korupsi.

Pasca KPK menetapkan pihak-pihak sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan dan pengondisian jabatan perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati. Tim turun ke lapangan untuk melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi,”

ujar Jubir KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat, 23 Januari 2026.

Penggeledahan lainnya juga menyasar ke kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades). Kata Budi, penyidik mencari bukti tambahan jual beli jabatan yang diotaki Sudewo.

Dia menambahkan di kantor Bapermades diduga ada dokumen proses pengisian jabatan perangkat Kecamatan Jakenan, Pati, Jawa Tengah.

Iklan

Penyidik mencari bukti tambahan untuk memperkuat bukti awal yang sudah didapatkan dalam peristiwa tertangkap tangan, ataupun pemeriksaan awal, baik pada tahap penyelidikan maupun penyidikan… Penyidik ingin menelusuri proses-proses pengisian jabatan perangkat desa. Oleh karena itu, penyidik menyasar Bapermades untuk melakukan penggeledahan,”

ucap Budi.

Sudewo terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK pada Senin, 19 Januari 2026. Kemudian dia resmi ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya, yakni:

  • Abdul Suyono selaku Kades Karangrowo, Kecamatan Jakenan;
  • Sumarjiono selaku Kades Arumanis, Kecamatan Jaken;
  • Karjan selaku Kades Sukorukun, Kecamatan Jaken.

Sudewo mematok harga Rp125 sampai Rp150 juta untuk calon perangkat desa (caperdes) di Kabupaten Pati. Namun anak buah Sudewo melakukan mark up harga tersebut mencapai Rp165 sampai dengan Rp225 juta.

Sudewo melalui anak buahnya juga sempat melakukan pengancaman kepada para Caperdes jika tidak mengikuti aturan yang dibuatnya maka formasi perangkat tidak akan dibuka kembali pada tahun-tahun berikutnya.

Tercatat Sudewo telah mengumpulkan dana kurang lebih sebesar Rp2,6 miliar, yang berasal dari para delapan kepala desa di wilayah Kecamatan Jaken.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.