Setelah dilaporkan oleh Tim advokasi LBH Tani Nusantara dugaan penyebaran hoax dan penghasutan terkait pernyataan ‘ilusi’ swasembada pangan, pakar hukum tata negara, Feri Amsari juga dilaporkan dugaan penghasutan di muka umum.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pihaknya telah menerima aduan itu dengan terlapor inisial RMN lebih dulu.
Pertama, laporan itu diterima di hari Kamis, 16 April 2026 sekira pukul 16.45 WIB. Pelapornya adalah RMN, di mana melaporkan tentang pelanggaran Pasal 246 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023,”
ucap Budi, Jumat, 17 April 2026.
Polda Metro Jaya telah menerima dua laporan dengan terlapor Feri Amsari. Dalam laporan yang dilayangkan Tim advokasi LBH Tani Nusantara, pakar hukum tata negara itu dilaporkan dengan Pasal 264 mengenai penyebaran berita bohong.







