Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi sinyal akan menjerat pihak swasta dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan di Kementerian Agama (Kemenag) periode 2023–2024.
Hingga kini, KPK telah mengumumkan dua tersangka, yakni Direktur Operasional Maktour Ismail Idham (ISM) dan Ketua Umum Asosiasi Kesthuri Asrul Aziz Taba (ASR). Namun, dua orang tersebut belum diahan.
“Kami sudah konfirmasi kepada penyidik, dalam waktu dekat (ada potensi tersangka ditahan),”
kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di kantor KPK, Senin, 1 Juni 2026.
Asep menjelaskan pihaknya sengaja belum menahan Ismail dan Asrul sebab masih harus mengumpulkan sejumlah bukti. Jika penyidik menahan mereka terlebih dahulu, akan terbentur masa penahanan dua tersangka.






