Kasus dugaan pencemaran nama baik Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma memasuki babak baru.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menyatakan berkas perkara kedua tersangka terkait tudingan ijazah S1 palsu tersebut telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejati DKI Jakarta.
“Jaksa sampai hari ini sudah menyatakan bahwa berkas perkara yang kami kirimkan, tidak memerlukan lagi pemenuhan atas kekurangan-kekurangan,”
ucap Iman di Polda Metro Jaya, Selasa, 2 Juni 2026.
Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya menetapkan dua kluster tersangka kasus pencemaran nama baik Jokowi. Kluster pertama terdiri dari Eggi Sudjana, Kurnia Tri Royani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah; sementara kluster kedua yaitu Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma.






