Kortastipidkor Polri menetapkan mantan Dirut PTPN XI periode 2015–2017, DPP, dan Dirut PT Multinas Indonesia, TD, sebagai tersangka. Keduanya terjerat kasus dugaan korupsi proyek pengembangan dan modernisasi Pabrik Gula Assembagoes, Situbondo, Jawa Timur.
“Berdasarkan alat bukti yang sah dan cukup sesuai Pasal 235 Ayat (1) KUHAP, telah ditetapkan dua tersangka pada tanggal 2 Juli 2024,”
ujar Kabag Ops Kortas Tipikor Polri Kombes Ahmad Yusuf Afandi saat jumpa pers, Selasa, 7 Juli 2026.
Penyidik telah memeriksa 93 saksi, kemudian ahli dari badan Pemeriksa Keuangan, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta ahli dari pihak kontraktor atau perusahaan yang mengerjakan proyek EPCC (Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning) di pabrik tersebut.
Polri juga melakukan serangkaian penggeledahan di empat lokasi yaitu kantor PT. Wijaya Karya di Jakarta Timur, Kantor PT. Multinas Tjahja Sejahtera di Surabaya, rumah TD di Surabaya, dan Kantor PT. Barata Indonesia di Gresik.






