Sidang pembacaan eksepsi terdakwa dugaan pencemaran nama baik dan fitnah, Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa, digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 9 Juli 2026.
Kal ini tim kuasa hukum terdakwa menyoroti kedudukan hukum mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pelapor dalam dakwaan Pasal 32 Ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait polemik keaslian ijazah.
“Karena dokumen elektronik tersebut secara yuridis-teknologis bukan merupakan milik saudara Joko Widodo, maka Joko Widodo tidak memiliki kapasitas atau persona standi in judicio maupun legal standing hak gugat atau hak lapor untuk bertindak sebagai korban langsung ataupun pelapor yang sah dalam menggerakkan ketentuan pidana Pasal 32 Ayat 1 undang-undang ITE terhadap terdakwa,”
kata kuasa hukum.
Bukan Urusan Joko
Tim kuasa hukum menjelaskan, informasi elektronik yang dijadikan dasar dalam surat dakwaan disebut merupakan milik kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, sehingga dokumen bukan berada dalam penguasaan atau kepemilikan Jokowi.






