Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) akan menjemput paksa mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, jika dia mangkir dari panggilan pemeriksaan pada Jumat, 24 Juli 2026.
Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono di Gedung Utama Kejagung, Jumat, 24 Juli 2026, mengatakan Febrie bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan pencucian uang.
“(Pemeriksaan) yang pertama (Febrie) tidak hadir, yang kedua (pemanggilan) hari ini. Jika memang tidak hadir, maka sesuai Pasal 28 KUHAP, penyidik dengan bantuan pejabat yang berwenang bisa menghadirkan (Febrie) dengan upaya paksa,”
ujar Rudi.
Pemeriksaan terhadap Febrie sebagai saksi ini setelah Kejagung mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) tertanggal 20 Juli 2026 mengenai dugaan pencucian uang. Permintaan keterangan ini selaras dengan ketentuan hukum yang berlaku, serta mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK).






