Direktur Eksekutif Nagara Institute Akbar Faizal mengkritik Kejaksaan Agung karena memperlakukan berbeda tersangka dugaan korupsi dan pencucian uang Febrie Adriansyah saat proses penahanan.
Kenapa kalian mengalah? Jika dia tak mau keluar gedung dalam kondisi terborgol dan berompi maka seret dia seperti gaya kalian pada orang lain yang tak punya kuasa dan jaringan elite,”
tulis Akbar Faizal di X pribadinya yang dikutip pada Minggu, 26 Juli 2026.
Akbar menilai penegakan hukum seharusnya dilakukan dengan standar yang sama terhadap setiap tersangka tanpa membedakan latar belakang, jabatan, maupun pengaruh yang dimiliki.
Perlakuan yang berbeda justru dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.







