Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 30 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Eks Penyidik KPK Yakin Febrie Tak Bergerak Sendiri, Diduga Ada Pejabat Lain Terlibat
Hukum

Eks Penyidik KPK Yakin Febrie Tak Bergerak Sendiri, Diduga Ada Pejabat Lain Terlibat

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 30, 2026 7:18 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
48 menit lalu
Share
Ilustrasi pengusutan pencucian uang yang menjerat Febrie Adriansyah.
Ilustrasi pengusutan pencucian uang yang menjerat Febrie Adriansyah. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan menilai dugaan korupsi dan TPPU yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, merupakan perkara besar. 

Menurutnya, apabila benar ditemukan uang dan emas dalam jumlah fantastis, penyelidikan tidak semestinya berhenti pada satu orang.

Kalau menggambarkan kejahatan korupsi, apalagi sebesar ini, saya meyakini kasus Febrie Adriansyah ini merupakan perkara yang besar,”

kata Novel Baswedan kepada Owrite, Kamis, 30 Juli 2026.

Besarnya nilai aset yang disebut ditemukan dalam perkara tersebut, sambungnya, menjadi alasan kuat agar penegak hukum mengembangkan penyelidikan secara menyeluruh. 

Usut Kasus ‘Juragan Emas’ Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa Tujuh Saksi Baru

Dikatakannya, seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara harus ditelusuri berdasarkan alat bukti yang dimiliki penyidik.

Tetapi kalau benar ditemukan uang dan emas senilai kurang lebih Rp500 miliar, tentunya persoalannya tidak hanya berhenti di situ,”

ucapnya.

Dijelaskan Novel, apabila dugaan tindak pidana tersebut berkaitan dengan jabatan dan pelaksanaan tugas, maka terdapat kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. 

Karena itu, menurut Novel, penyidik perlu mendalami seluruh pihak yang diduga memiliki hubungan dengan perkara tersebut.

Kalau ini berkaitan dengan jabatan dan pelaksanaan tugasnya, saya yakin yang terlibat tidak hanya di level itu,”

jelasnya.

Lebih lanjut Novel, pengungkapan perkara akan sulit disebut tuntas apabila hanya berfokus pada satu tersangka tanpa menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain. Setiap dugaan peran pihak lain harus diuji melalui proses penyidikan dan pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga:
'Gali Lubang Tutup Lubang', Bupati Pemalang Peras Anak Buah demi… Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa Bupati Pemalang Anom Widiyantoro memeras anak…
MK Putuskan Anggaran MBG Harus Dipisah dari APBN Pendidikan, Berlaku… Mahkamah Konstitusi memutuskan Anggaran Pendapatan dan Belanda Negara (APBN) untuk program Makan…
Survei Meroket Lewati Prabowo, Akankah Dedi Mulyadi Tinggalkan Gerindra demi… Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, tren survei terbaru menunjukkan…
  • 'Gali Lubang Tutup Lubang', Bupati Pemalang Peras Anak Buah demi 'Sogok' Pegawai…
  • MK Putuskan Anggaran MBG Harus Dipisah dari APBN Pendidikan, Berlaku Paling Lambat…
  • Survei Meroket Lewati Prabowo, Akankah Dedi Mulyadi Tinggalkan Gerindra demi Capres 2029?

Ada banyak pejabat lain atau pihak lain yang kemungkinan ikut terlibat. Itu semua seharusnya menjadi bagian dari pengungkapan perkara secara tuntas,”

tegasnya.

Ditegaskan Novel, perkara dengan dugaan nilai aset yang sangat besar tidak logis apabila hanya melibatkan satu pejabat beserta lingkaran terdekatnya. Ia menilai penyidik perlu mengembangkan perkara untuk memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pihak lain berdasarkan bukti yang sah.

Karena tidak logis kalau perkara sebesar itu hanya melibatkan seorang pejabat di level Jampidsus beserta orang-orang kepercayaannya, tanpa melibatkan pihak lain yang lebih banyak,”

tutup Novel.
Tag:emas 74 kgFebrie AdriansyahHeadlineKasus KorupsiKorupsiNovel BaswedanPejabat terlibattppu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Arti Istilah “Orang Have” hingga “Orang Not Yet”, Bahasa Gaul Gen Z yang Lagi Viral di Media Sosial
By Ani Ratnasari
Ilustrasi percakapan gen z
1
Survei Meroket Lewati Prabowo, Akankah Dedi Mulyadi Tinggalkan Gerindra demi Capres 2029?
By Rahmat Tunny
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berjalan menuju ruangan setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
2
Digiring KPK dengan Rompi Oranye, Bupati Pemalang Anom Minta Maaf Usai Kena OTT
By Rahmat Baihaqi
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditahan KPK usai kena OTT.
3
Jika Elektabilitas Mau Meroket, Prabowo Harus Berani Reshuffle Tiga Menteri Ini
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
4
Putusan MK Diabaikan, Prabowo Harus Tegas soal Wamen yang Masih Rangkap Komisaris BUMN
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo saat memimpin Ratas
5

BERITA LAINNYA

Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Hukum

‘Gali Lubang Tutup Lubang’, Bupati Pemalang Peras Anak Buah demi ‘Sogok’ Pegawai KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa Bupati Pemalang Anom Widiyantoro memeras anak…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
Petugas menata barang bukti uang tunai terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Hukum

Bupati Pemalang Kena OTT di Hotel Jakarta, KPK Boyong ‘Uang Pelicin’ Rp2,7 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam operasi tangkap…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
3 jam lalu
KPK tahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
Hukum

Anggota Polri yang Berdinas di KPK Ikut jadi Tersangka Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Anggota Brimob Polri yang berdinas di KPK ikut dijerat sebagai tersangka korupsi…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
8 jam lalu
KPK menetapkan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi di Pemkab Pemalang.
Hukum

Bupati Pemalang Anom Dijerat KPK, Diduga Lakukan Pemerasan terhadap Anak Buah Sendiri

KPK resmi menetapkan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro sebagai tersangka dugaan kasus tindak…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up