Enam hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli dan Pengadilan Tinggi Medan dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY) karena diduga melanggar kode etik dalam memutus perkara perdata.
Laporan dilayangkan advokat Wiradarma Harefa yang menyebut para hakim diduga memakai dasar hukum dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian yang telah dibatalkan Mahkamah Konstitusi.
Majelis hakim mengutip pasal undang-undang yang telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi,”
ucap Wiradarma di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.
Sengketa Kepengurusan Koperasi

Diceritakannya, kasus itu bermula hakim PN Gunungsitoli mengabulkan gugatan sengketa kepengurusan koperasi dalam perkara nomor 25/Pdt.G/2025/PN Gst.






