Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri, mengusulkan agar kementerian dan lembaga (K/L) memperketat akses terhadap koruptor yang memiliki rekam jejak sebagai residivis. Menurut Reza, koruptor yang berulang kali terjerat perkara semestinya tidak lagi leluasa berhubungan dengan institusi pemerintah.
Reza menyoroti kembali kasus Fahd A. Rafiq yang disebutnya memiliki rekam jejak korupsi berulang. Ia menilai, kementerian/lembaga seharusnya memiliki sistem kewaspadaan yang lebih kuat terhadap individu dengan catatan residivisme.
Dengan rekam jejak Fahd korupsi berkali-kali, sepatutnya kantor-kantor kementerian dan lembaga (K/L) merasa alergi,”
kata Reza kepada Owrite, Kamis, 17 September 2026.
Menurutnya, gambaran kewaspadaan tersebut dapat dianalogikan seperti sistem keamanan berlapis di sebuah institusi. Ia menegaskan, analogi tersebut bukan berarti sekadar menambah pengamanan fisik.






