Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di tengah proses hukum yang berjalan, PDI Perjuangan menegaskan sikap partai terhadap figur yang pernah mereka usung dalam Pilkada Bolmut 2024.
Ketua Bidang Kehormatan PDI Perjuangan, Komarudin Watubun mengatakan partainya memiliki tradisi mencabut dukungan terhadap figur yang melakukan pelanggaran disiplin, termasuk perkara korupsi maupun pelanggaran etik dan asusila.
Setelah terpilih sudah tidak ada komunikasi,”
kata Komarudin kepada wartawan, Selasa, 22 September 2026.
Tapi terlepas dari itu, kalau kita biasa tradisi di PDI Perjuangan, siapa pun kalau didukung atau dia kader maupun tidak kader, kemudian melakukan pelanggaran disiplin organisasi, terutama soal korupsi atau membuat pelanggaran etik disiplin seperti masalah asusila dan seterusnya, ya kita cabut dukungan,”
sambungnya.
Komarudin menegaskan, mekanisme tersebut tidak hanya berlaku bagi kader PDIP. Figur yang bukan anggota partai tetapi pernah memperoleh dukungan politik dalam kontestasi juga dapat kehilangan dukungan apabila terbukti melakukan pelanggaran.






