Banyak pekerja masih mengira bahwa dana Jaminan Hari Tua (JHT) hanya bisa dicairkan setelah mengundurkan diri dari perusahaan. Padahal, regulasi terbaru justru membuka peluang bagi karyawan aktif untuk mengakses sebagian saldo JHT tanpa perlu resign.
Seperti diketahui, JHT merupakan salah satu program perlindungan jangka panjang yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini bertujuan untuk memberikan kepastian penghasilan bagi pekerja ketika memasuki masa tidak produktif atau mengalami kondisi tertentu yang membuat mereka berhenti bekerja.
Bagi pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan 10 tahun, memperoleh dana hingga 30% untuk pembelian rumah, atau 10% untuk kebutuhan lain. Pemahaman yang tepat mengenai syarat, alur, serta dokumen yang dibutuhkan dapat membantu pencairan berjalan cepat tanpa mengganggu status pekerjaan.





