Sinemaku Pictures merilis film drama terbarunya, bertajuk Patah Hati yang Kupilih. Film tersebut dibintangi oleh Prilly Latuconsina, Bryan Domani, dan Indian Akbar.
Film disutradarai Danial Ritki ini membawa kisah cinta dewasa yang membahas berbagai perbedaan mulai dari agama hingga cinta yang terhalang restu orangtua.
Film ini juga membawa tema romansa yang lebih dewasa, dan menjadi karya berbeda dari judul-judul yang pernah dirilis.
Produser film Patah Hati yang Kupilih, Umay Shahab mengatakan dalam penggarapan film ini pihaknya menggandeng Danial Ritki untuk menggarap film ini.
Ia menganggap Danial sebagai sutradara yang tepat untuk mengarahkan kisah cinta romansa dari sudut pandang yang lebih dewasa.
Film Patah Hati yang Kupilih ingin mengajak penonton Indonesia untuk berdiskusi tentang kisah-kisah yang kerap kita jumpai dalam keseharian, tentang perbedaan yang lebih universal, ”
produser Umay Shahab dalam konferensi pers, Kamis 18 Desember 2025.
Sutradara Danial Rifki mengungkapkan, ketika ditawari untuk menggarap film Patah Hati yang Kupilih, sempat merasa ragu apakah dirinya bisa mengarahkan dengan tepat.
Sebab, menurut Danial, selama ini Sinemaku Pictures memiliki signature tentang kisah-kisah dari karakter GenZ.
Namun, ketika dijelaskan bahwa kisah cinta yang dibawa di film ini merupakan karakter yang lebih dewasa, ia pun yakin dan tertantang untuk menggarap tema tentang perbedaan yang bukan hanya sekadar menyoroti kisah cinta beda agama.
Tanpa disadari, ketika mengangkat isu perbedaan, itu juga berefleksi pada hal yang lebih luas. Bagi saya, topik perbedaan adalah isu yang sangat membumi untuk masyarakat Indonesia. Di film ini, bukan hanya soal cinta beda agama, tetapi juga bagaimana kita bisa melihat para karakternya dalam menyikapi perbedaan itu. Semoga bisa menjadi refleksi bagi penonton, dan bisa merasakan perasaan dari para karakternya untuk bisa didiskusikan bersama-sama,”
Danial.
Di film ini, Prilly Latuconsina berperan Alya, yang menjadi ibu tunggal. Selain itu, ia juga berhadapan dengan konflik romansa yang lebih dewasa dari peran-peran sebelumnya.
Memerankan Alya sebagai Tbu tunggal adalah sesuatu yang baru bagiku. Di film ini, kehadiran anak dalam kehidupan Alya sebenarnya adalah yang tidak direncanakan. Sehingga dalam menjalankan peran sebagai Ibu, Alya banyak tidak tahunya. Ditambah lagi, tidak ada partner yang bisa diajak berdiskusi dalam membesarkan sang anak. Pada akhirnya, Alya juga berada di bawah bayang-bayang Ibunya dalam segala keputusan hidup,”
Prilly.
Sementara itu, bagi Bryan Domani, memerankan karakter Ben juga menjadi hal baru baginya. Di film ini, ia menemukan dimensi berbeda dari sebuah hubungan romansa.
Akhirnya aku mendapatkan peran yang berada dalam sebuah hubungan cinta dewasa di film ini. Bagiku, di film ini cinta yang jujur dan tidak egois. Di film ini, penonton akan melihat perjalanan kedewasaan dari sebuah hubungan cinta,”
Prilly.
Seperti diketahui, Film Patah Hati yang Kupilih mengikuti kisah Ben dan Alya, sepasang mantan kekasih yang pernah menjalani hubungan beda agama dan melakukan kesalahan besar, hingga hadir seorang anak di hubungan mereka.
Di saat mereka tak bisa melanjutkan hubungan cinta karena terhalang perbedaan agama dan restu orangtua, di sisi lain mereka tetap harus hadir sebagai orangtua dari anak mereka, dan berusaha melawan rasa cinta yang terus hadir di antara keduanya.
Selain Prilly Latuconsina, Bryan Domani, dan Indian Akbar, film ini juga dibintangi artis seperti Marissa Anita, Rowiena Umboh, Willem Bevers, Halda Rianta, Niky Putra, dan beberapa pemain lainnya.
Film Patah Hati yang Kupilih akan tayang di bioskop Indonesia, mulai 24 Desember 2025.
