Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 ini membawa energi yang khas, dimana di akhir tahun 2025 ini, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, baik untuk menjalin silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman maupun mencari penyegaran di berbagai tempat wisata.
Banyak kota yang dikunjungi masyarakat untuk menghabiskan momen liburan akhir tahun ini, salah satunya Kota Yogyakarta dikenal sebagai Kota Pelajar, Kota Budaya, dan Kota Gudeg, bahkan bila diprediksi kota Yogyakarta ini menjadi kota tujuan terfavorit saat libur Nataru.
Sementara itu, lonjakan penumpang yang cukup tinggi terlihat dari moda transportasi kereta api yang digunakan oleh wisatawan untuk berkunjung ke Yogyakarta.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan KAI Daop 6 Yogyakarta memprediksi adanya pertumbuhan volume keberangkatan penumpang sebesar 15%, jika dibandingkan dengan periode Nataru sebelumnya.
Jika Nataru sebelumnya, Stasiun Yogyakarta memberangkatkan 209.286 penumpang, pada Nataru 2025/2026 kali ini diprediksi akan berangkat sebanyak 241.123 penumpang,”
ujar Feni dalam keterangan resminya.
Di sisi kedatangan atau penumpang yang tiba di Stasiun Yogyakarta, KAI Daop 6 memprediksi ada pertumbuhan sebesar 5% dibandingkan dengan periode Nataru sebelumnya.
Jika pada Nataru sebelumnya Stasiun Yogyakarta menerima kedatangan sebanyak 200.146 penumpang, maka pada Nataru 2025/2026 kali ini diprediksi menjadi 210.154 penumpang,”
tambah Feni.
Lebih lanjut Feni menyebut pihaknya telah mempersiapkan seluruh aspek untuk memastikan kenyamanan penumpang, mulai dari pengaturan flow penumpang dan menyiagakan para petugas yang siap membantu seperti di akses masuk stasiun, drop zone area, ruang tunggu, peron, hingga akses keluar Stasiun Yogyakarta.
Adapun hal-hal yang telah dipersiapkan Stasiun Yogyakarta untuk memaksimalkan pelayanan penumpang pada liburan Nataru 2025/2026, meliputi:
- Menyiagakan 64 petugas kebersihan dan keindahan (K2) untuk memastikan kebersihan dan keindahan stasiun.
- Menyiagakan 69 petugas cuci kereta yang akan memastikan kebersihan dan kenyamanan kereta yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta.
- Menyediakan sebanyak 20 unit kursi roda di titik-titik strategis di stasiun.
- Menyiagakan 10 petugas Customer Service Mobile atau CSM untuk memberikan informasi terkait pelayanan dan fasilitas yang ada di Stasiun Yogyakarta.
- Menyiagakan total 67 tenaga pengamanan di Stasiun Yogyakarta berkolaborasi dengan TNI dan Kepolisian untuk peningkatan pengamanan pelayanan di stasiun.
- Stasiun Yogyakarta juga dilengkapi dengan total 90 unit CCTV untuk memperkuat sistem pengamanan stasiun.
- Menyediakan Wifi Gratis bagi penumpang di Stasiun Yogyakarta
- Menempatkan 7 AC portabel di Ruang Tunggu Stasiun Yogyakarta
- Menyediakan 2 unit water station, 2 unit mesin pengering payung, dan 2 unit pembersih sepatu elektrik untuk membantu penumpang mengeringkan payung dan sepatu dalam musim penghujan seperti saat ini.
- Menghias stasiun dengan dekorasi tematik Natal dan Tahun baru yang menambah pengalaman liburan semakin berkesan.
Berbagai transportasi online sebagai transportasi lanjutan bagi para penumpang pun telah ditata dengan baik di akses-akses pintu keluar Stasiun Yogyakarta. Sehingga dalam masa puncak liburan akhir tahun pun, pelayanan dan flow penumpang tetap lancar dan mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan,”
ujar Feni.
Stasiun Yogyakarta juga menjadi salah satu stasiun unggulan Daop 6 Yogyakarta yang telah dilengkapi dengan integrasi antar moda. Adapun integrasi antar moda di Stasiun Yogyakarta selain layanan kereta api jarak jauh selama Nataru yang melayani 72 perjalanan KA, juga terdapat layanan Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Yogyakarta – Palur sebanyak 31 perjalanan dan KA Lokal Prambanan Ekspres relasi Yogyakarta- Stasiun Kutoarjo sebanyak 10 perjalanan KA yang berada dalam pengelolaan anak perusahaan KAI yakni KAI Commuter.
Moda transportasi lainnya yang terintegrasi di Stasiun Yogyakarta adalah Kereta Api Bandara sebanyak 50 perjalanan KA yang menghubungkan Stasiun Yogyakarya dengan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo di bawah pengelolaan KAI Bandara.
Keberadaan KA Bandara memudahkan akses masyarakat yang ingin menuju bandara untuk naik pesawat maupun sebaliknya, dari bandara menuju kota Yogyakarta dan kota-kota penopang di sekitarnya.
Adanya integrasi antarmoda KA Jarak Jauh, KRL, KA lokal, dan KA Bandara ini memudahkan para wisatawan dari luar daerah maupun masyarakat Yogyakarta untuk bepergian menuju berbagai kota di sekitar Yogyakarta.
KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan pelayanan kepada pelanggan khususnya dalam momen Liburan Nataru ini berjalan lancar dan menyenangkan dengan terus mengedapankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan kepada seluruh pelanggan kereta api,”
tutup Feni.
