Aurelie Moeremans belum lama ini mencuri perhatian setelah merilis buku memoar berjudul Broken String.
Dalam buku tersebut, ia menceritakan kisah kelam masa lalunya sebagai korban child grooming.
Sikap Aurelie Moeremans yang berani berbicara keresahan hatinya sejak 16 tahun lalu mendapat apresiasi Komunitas Perempuan Mahardika.






