Kasus kekerasan terhadap perempuan masih sangat mengkhawatirkan meskipun ada kemajuan hukum. Pasalnya, menurut Ketua Perempuan Mahardika, Mutiara Ika Pratiwi pemerintah masih belum maksimal dalam mengimplementasikan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPSK).
Menurut data Komnas Perempuan dalam Catatan Tahunan (CATAHU) 2024, tercatat 445.502 kasus kekerasan terhadap perempuan sepanjang tahun tersebut, naik hampir 10% dari tahun sebelumnya. Kekerasan seksual mendominasi, mencapai 26,9% dari total kasus yang dilaporkan.
Dampak psikologis yang dialami seseorang pasca mengalami kekerasan dan pelecehan seksual tentu sangat banyak, seperti tekanan mental, stres, post-traumatik, dan masih banyak lagi.






