Baru-baru ini viral di media sosial video sumulator kuda milik Mabes Polri. Simalutor kuda itu merupakan bagian dari fasilitas latihan yang harganya mencapai Rp1 miliar per unit.
Simulator itu digunakan sebagai sarana pelatihan dasar bagi polisi yang bertugas di satuan berkuda. Terdapat empat unit simulator yang memiliki fungsi berbeda saat menunggangi kuda.
Ada yang untuk belajar belajar teknik dasar menunggang, belajar jumping atau loncat, dan latihan balap atau kecepatan.
Ruang simulator berkuda itu diketahui berada di Markas Direktorat Polisi Satwa di Kelapa Dua, Depok Jawa Barat.
Potongan video itu dibagikan oleh akun X @kenhans.
Nampak beberapa polisi tengah mencoba alat tersebut sambil melihat ke layar monitor yang menampilkan medan berkuda dan didampingi dengan didampingin instruktur.
Kenapa negeri ini kocak sekali ya Allah, padahal sudah jaman perang dunia 3, pantesan pemasukan dati SIM dan pajak kendaraan tidak mau diaudit. Negara lain sudah simulator pesawat jet, negara kita malah simulator mainan anak-anak,”
celetuk akun tersebut dalam keterengannya, seperti dikutip pada Kamis, 12 Maret 2026.
Video tersebut pun viral dan sudah dilihat lebih dari 5,7 ribu. Beragam komentar membanjiri postingan tersebut yang ikut memberi kritik kepada Polri.
Jadi penasaran, sales mana yang berhasil ngibulin institusi ini,”
kata @hawkh***
Real beban APBN, anggaran negara paling gak manfaat lari ke sini,”
ucap @wayang***
Pajak habis buat ginian, buat beli mainan-mainan gabut dengan dalih belajar berkuda virtual,”
komen @gilang***
Pak di Timezone ada kok pak, murah kok, gak perlu pakai uang rakyat,”
tambah @luthfi***
Di Timezone padahal lebih murah, tinggal masukin koin,”
celetuk @zulfi***
Seperti diketahui, baru-baru ini Polri memamerkan fasilitas sumilator berkuda yang diklaim sebagai satu-satunya fasilitas lengkap di Indonesia.
Simulator itu dipakai untuk Detasemen Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri yakni unit khusus kepolisian yang bertugas melakukan patroli berkuda.
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir membenarkan fasilitas tersebut milik polri. Dia bilang, simulator berkuda itu anggaran Pinjaman Luar Negeri (PLN) senilai Rp1 miliar
Simulasi berkuda adalah anggaran PLN TA 2016,”
kata Eddizon dikonfirmasi, baru-baru ini.
Eddizzon mengatakan ada empat unit simulator berkuda dan memiliki fungsi yang berbeda-beda. Dua unit simulator diantarannya berfungsi untuk belajar balapan kuda.
Satu untuk belajar menunggang jalan, lari dan galop (lari seirama), dan belajar jumping atau lompat rintangan,”
ucap Kadiv.
