Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Wakil Koordinator Kontras Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen
Megapolitan

Wakil Koordinator Kontras Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 13, 2026 3:37 pm
Adi Briantika
Ivan
Share
gambar Ilustrasi
Gambar ilustrasi (Gambar dibuat oleh AI)
SHARE

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal di sekitar Salemba, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Maret 2026.

Serangan terjadi setelah korban merampungkan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Merujuk keterangan resmi Badan Pekerja Kontras yang diterima pada Jumat, 13 Maret, insiden bermula sekitar pukul 23.37 WIB.

Andrie yang sedang mengendarai motornya melintas di Jalan Salemba I, lalu tiba-tiba dihampiri oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai motor dari arah berlawanan.

Salah satu pelaku kemudian menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuh korban,”

kata Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya.

Akibat siraman tersebut, baju Andrie langsung meleleh.

Ia sontak menjatuhkan motornya dan berteriak kesakitan meminta tolong kepada warga sekitar.

Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku yang menggunakan penutup wajah dan helm langsung melesat kabur ke arah Jalan Salemba Raya dan sempat menjatuhkan sebuah gelas stainless steel di lokasi kejadian.

Dalam kondisi terluka, Andrie berhasil kembali ke rumah kontrakannya di Menteng sebelum akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo oleh rekan-rekannya pada pukul 23.40 WIB.

Saat ini, korban tengah ditangani secara intensif oleh enam dokter spesialis (spesialis mata, THT, syaraf, tulang, bedah toraks, organ dalam, dan kulit).

Andrie mengalami luka bakar 24 persen berdasarkan diagnosis primer. Luka terparah menyasar area wajah, dada, kedua tangan, serta mata.

Saat ini, ia menunggu tindakan operasi mata untuk mengganti jaringan membran amnion (cangkok) dengan bius lokal.

Kontras menduga kuat serangan ini merupakan bentuk teror yang terencana untuk membungkam kerja-kerja pembela HAM.

Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa tidak ada satupun barang berharga milik korban yang dirampas oleh pelaku.

Sebelum peristiwa tersebut, korban baru saja mengisi siniar bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor YLBHI.

Selain itu, sejak 9-12 Maret 2026, Andrie juga dilaporkan kerap mendapat rentetan telepon mencurigakan dari berbagai nomor yang tidak dikenal.

Lebih jauh, korban sebelumnya juga pernah menerima beberapa kali teror dan intimidasi, terutama setelah ‘Aksi Geruduk Fairmount’ yang menolak rancangan Undang-Undang TNI pada Maret 2025.

Atas penyerangan ini, Dimas mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas pelaku dan dalang di balik serangan tersebut.

Ia menilai insiden ini berpotensi mengakibatkan luka fatal hingga kematian, sehingga pelaku layak dijerat dengan hukuman seberat-beratnya.

Pelaku dapat dihukum seberat-beratnya dengan percobaan pembunuhan sebagaimana merujuk pada Pasal 459 KUHP,”

tegas Dimas.
Tag:Air KerasAndrie YunusDisiramkontrasWakil Koordinator
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Aksi perompak/bajak laut Somalia, saat mendekati kapal yang melintas di tengah laut
Nasional

4 WNI Disandera Perampok di Perairan Somalia, Kapten Asal Gowa Jadi Korban

Empat warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penyanderaan oleh perompak di perairan Hafun, Somalia. Salah satu korban adalah Kapten Ashari Samadikun (33) yang berasal dari Gowa, Sulawesi Selatan. Insiden ini…

By
Ani Ratnasari
Ivan
3 Min Read
Ilustrasi Sekolah di DKI Jakarta
Megapolitan

Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp253,6 Miliar, Gratiskan 103 Sekolah Swasta di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen pemerintah daerah guna menghadirkan pendidikan gratis melalui pembiayaan sekolah swasta. Program ini akan dimulai pada tahun ajaran 2026/2027 dengan sebanyak 103 sekolah swasta…

By
Ani Ratnasari
Ivan
6 Min Read
Gambar ilustrasi otonomi daerah
Daerah

30 Tahun Hari Otonomi Daerah: Dari ‘Big Bang’ Desentralisasi Menuju Resentralisasi

30 tahun sejak Hari Otonomi Daerah ditetapkan, pelaksanaan desentralisasi masih menjadi arena tarik-menarik kekuasaan antara pemerintah pusat dan daerah.  Guru Besar Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Djohermansyah Djohan…

By
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

KA Argo Bromo Tabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. (Sumber: Istimewa)
Megapolitan

Pro-Kontra Usulan MenPPPA Pindahkan Gerbong Wanita, Netizen: Dikira Cowok Kebal Ditabrak Kereta?

Usulan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi untuk mengubah…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
17 jam lalu
potongan Instagram Story akun Instagram @darwansyahtj
Megapolitan

Kisah Pilu Ibu Muda jadi Korban Tewas Tragedi KRL di Hari Pertama Kerja Usai Cuti Melahirkan

Tragedi kecelakaan maut antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
18 jam lalu
Ilustrasi Hujan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca 29 April 2026: Jakarta Hujan Ringan, Kepulauan Seribu Hujan Sedang

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
18 jam lalu
KA Argo Bromo Anggrek Seruduk KRL Commuter Line di Bekasi Timur. (Sumber: Istimewa)
Megapolitan

Karyawan Kompas TV Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Tim Dokkes RS Polri Kramatjati telah mengidentifikasi 10 jenazah korban kecelakaan Kereta…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
18 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up