Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Doa Setelah Adzan Lengkap Tulisan Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Doa setelah adzan wajib dibaca sebagai syafaat di kehidupan akhirat Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam.Adzan merupakan seruan agung

Ilustrasi seorang sedang berdoa
Ilustrasi seorang sedang berdoa (Foto: magnific.com)

Doa setelah adzan wajib dibaca karena akan bermanfaat sebagai syafaat di kehidupan akhirat sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam.

Adzan merupakan seruan agung yang menandai masuknya waktu shalat wajib bagi umat Islam. Lebih dari sekadar panggilan, adzan memiliki kedudukan mulia dan keutamaan besar dalam syariat Islam.

Mengamalkan doa sesudah adzan sesuai sunnah adalah salah satu cara untuk meraih keberkahan dan syafaat dari Rasulullah SAW.

Iklan

Sebagaimana disebutkan dalam sebuah riwayat, ini keutamaan mengamalkan doa setelah adzan.

Seandainya semua orang tahu tentang keutamaan azan dan saf pertama, kemudian mereka tidak mendapatkannya kecuali dengan mengundi, niscaya mereka akan mengundinya.”

(HR Bukhari no. 615 dan Muslim no. 437).

Shalawat dan Salam Nabi

Sebagaimana riwayat Bukhari berikut ini. Doa berikut ini dibaca setelah seruan adzan, shalawat, dan salam Nabi:

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ القَائِمَةِ آتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً الوَسِيْلَةَ وَالفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ المِيْعَادَ

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Allāhumma rabba hādzihid dakwatit tāmmah, was shalātil qā’imah, āti sayyidanā muhammadanil wasīlata wal fadhīlah, wab‘atshu maqāmam mahmūdanil ladzī wa‘attah, innaka lā tukhliful mī’ād.

Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.

Artinya, “Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna dan shalat yang berdiri, berikanlah wasilah (tempat di surga) dan keutamaan kepada Nabi Muhammad saw.

Bangkitkan ia pada kedudukan terpuji (hak syafa’at) yang Kaujanjikan. Sungguh, Engkau tidak akan menyalahi janji.

Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.”

Doa ini diriwayatkan oleh sahabat Jabir dalam sahih Bukhari.

وعن جابر بن عبد الله رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال من قال حين يسمع النداء اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ القَائِمَةِ آتِ مُحَمَّداً الوَسِيْلَةَ وَالفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ، حلت له شفاعتي يوم القيامة رواه البخاري في صحيحه

Artinya, “Dari Jabi bin Abdullah ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Siapa saja yang berdoa ketika mendengar seruan azan ‘Allāhumma rabba hādzihid dakwatit tāmmah, was shalātil qā’imah, āti muhammadanil wasīlata wal fadhīlah, wab‘atshu maqāmam mahmūdanil ladzī wa‘attah,’ niscaya jatuhlah syafaatku padanya di hari kiamat.’ (HR Bukhari),” (An-Nawawi, Al-Adzkar, [Kairo, Darul Hadits: 2003 M/1424 H]).

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.

  • Editor

    Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.