Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, banyak orang mencari ketenangan melalui doa. Salah satu yang seringkali diamalkan oleh masyarakat adalah doa Nabi Yusuf.
Terlebih maraknya konten media sosial yang membagikan juga semakin meningkatkan popularitas doa ini.
Nabi Yusuf dikenal sebagai sosok yang memiliki akhlak mulia, kesabaran luar biasa, dan paras yang tampan.
Kisah hidupnya yang penuh dengan ujian membuat banyak orang menjadikan doa Nabi Yusuf sebagai bentuk usaha spiritual.
Bukan hanya untuk jodoh, tapi juga memohon kemudahan, keberkahan hidup, hingga rasa percya diri.
Berikut adalah kumpulan beberapa doa Nabi Yusuf yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari hari.
Doa Membuka Aura Wajah
اِذْ قَالَ يُوْسُفُ لِاَبِيْهِ يٰٓاَبَتِ اِنِّيْ رَاَيْتُ اَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَّالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَاَيْتُهُمْ لِيْ سٰجِدِيْنَ ٤
idz qâla yûsufu li’abîhi yâ abati innî ra’aitu aḫada ‘asyara kaukabaw wasy-syamsa wal-qamara ra’aituhum lî sâjidîn
Artinya:
(Ingatlah) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya (Ya‘qub), “Wahai ayahku, sesungguhnya aku telah (bermimpi) melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan. Aku melihat semuanya sujud kepadaku.” (QS Yusuf: 4)
Nabi Yusuf memiliki wajah tampan yang luar biasa. Doa ini diyakini menjadi doa yang membuat keindahan pada wajah Nabi Yusuf dirasakan oleh orang yang bahkan belum pernah melihatnya secara langsung.
Doa Berlindung dari Orang Jahat
قَالَ رَبِّ السِّجْنُ اَحَبُّ اِلَيَّ مِمَّا يَدْعُوْنَنِيْٓ اِلَيْهِۚ وَاِلَّا تَصْرِفْ عَنِّيْ كَيْدَهُنَّ اَصْبُ اِلَيْهِنَّ وَاَكُنْ مِّنَ الْجٰهِلِيْنَ ٣٣
qâla rabbis-sijnu aḫabbu ilayya mimmâ yad‘ûnanî ilaîh, wa illâ tashrif ‘annî kaidahunna ashbu ilaihinna wa akum minal-jâhilîn
Artinya:
(Yusuf) berkata, “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka. Jika Engkau tidak menghindarkan tipu daya mereka dariku, niscaya aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentu aku termasuk orang-orang yang bodoh.” (QS Yusuf: 33)
Dalam kisahnya, Nabi Yusuf pernah dibuang oleh saudara-saudaranya ke sebuah sumur tua. Setelah itu ditolong sekelompok pedagang, namun malah ia dijadikan budak yang diperjualbelikan. Kemudian ia dibeli oleh Raja Al Aziz dan dijadikan anak angkatnya.
Sering berjalannya waktu, ia menjadi pemuda tampan, hingga Zulaikha pun menyukainya. Ia pun dipaksa melakukan zina, namun menolaknya.
Tapi Nabi Yusuf justru malah difitnah atas tuduhan dari Zulaikha dan ia pun dijebloskan ke penjara. Selama di penjara tersebut, Nabi Yusuf banyak sekali memanjatkan doa-doa.
Ini menjadi pengingat bahwa dalam hidup, aka nada pertemuan dengan banyak orang termasuk yang hendak berbuat jahat.
Maka itu, doa ini dianjurkan untuk dibaca agar kita bisa berlindung dari orang jahat.
Doa Mohon Kesabaran dan Syukur
رَبِّ قَدْ اٰتَيْتَنِيْ مِنَ الْمُلْكِ وَعَلَّمْتَنِيْ مِنْ تَأْوِيْلِ الْاَحَادِيْثِۚ فَاطِرَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ اَنْتَ وَلِيّٖ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِۚ تَوَفَّنِيْ مُسْلِمًا وَّاَلْحِقْنِيْ بِالصّٰلِحِيْنَ ١٠١
rabbi qad âtaitanî minal-mulki wa ‘allamtanî min ta’wîlil-aḫâdîts, fâthiras-samâwâti wal-ardl, anta waliyyî fid-dun-yâ wal-âkhirah, tawaffanî muslimaw wa al-ḫiqnî bish-shâliḫîn
Artinya:
Tuhanku, sungguh Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebagian kekuasaan dan telah mengajarkan kepadaku sebagian takwil mimpi. (Wahai Tuhan) pencipta langit dan bumi, Engkaulah pelindungku di dunia dan di akhirat. Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah aku dengan orang-orang saleh.” (QS Yusuf: 101)
Setelah melalui masalah yang panjang, Nabi Yusuf pernah diberi kewenangan setara dengan Perdana Menteri di Mesit.
Selama menjabat, beliau menjadi penguasa yang makmur dan rakyatnya sejahtera. Dan di sana juga beliau bertemu kembali dengan ayahnya, Nabi Yakub, dan saudaranya. Meski telah berbuat jahat, dia telah memaafkan.
Dalam pertemuan tersebut, Nabi Yusuf menyadari bahwa bertemu kembali dengan keluarga adalah sebuah anugerah.
Ia pun memohon doa kepada Allah SWT sebagai bentuk syukur agar diberi akhir kehidupan yang bahagia dan husnul khatimah.
Doa ini sangat dianjurkan untuk terus diamalkan agar senantiasa selalu teriring kesabaran dan syukur dalam menjalani kehidupan.
Sehingga kesabaran tersebut bisa membuahkan kehidupan yang bahagia dan akhir husnul khatimah.
Kisah dan doa Nabi Yusuf ini menjadi pengingat bahwa ujian menjadi bagian dari kehidupan, dan tetap melibatkan Allah SWT dalam setiap urusan adalah prioritas.
Maka itu, doa ini menjadi penting untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.


