Indonesia salah satu penghasil tuna juga. Jadi sebenarnya tidak perlu khawatir untuk mencoba tuna,”
kata Bayu saat kepada Owrite.id.
Meski masih kalah populer dibanding salmon, tuna Indonesia punya kualitas yang mampu bersaing. Namun, kualitas tersebut tidak hanya ditentukan oleh jenis ikannya, melainkan juga bagaimana proses penanganan dilakukan sejak ikan ditangkap hingga siap disajikan di meja makan.
Di sinilah faktor penting seperti cold chain atau rantai dingin berperan besar dalam menjaga kesegaran dan kualitas tuna.
Bayu menjelaskan, salah satu faktor terpenting dalam menjaga kualitas tuna adalah penerapan cold chain atau rantai dingin. Proses ini memastikan ikan tetap segar selama perjalanan dari laut hingga ke meja makan.
Kualitas tuna itu dipengaruhi oleh cold chain-nya,”
ujarnya.
Untuk menjaga kesegaran, ikan umumnya disimpan pada suhu dingin berkisar 0 hingga 4 derajat Celsius sebelum diolah menjadi berbagai menu.
Kualitas Tuna Indonesia
Bayu juga mengungkapkan banyak tuna yang digunakan industri kuliner berasal dari wilayah Indonesia seperti Bali dan Manado yang dikenal sebagai sentra perikanan tuna.
Meski demikian, ia mengakui popularitas tuna masih kalah dibandingkan salmon yang lebih dulu dikenal luas oleh masyarakat. Tak heran jika banyak orang lebih memilih salmon ketika menikmati hidangan Jepang.
Padahal, tuna menawarkan karakter rasa yang berbeda dan layak mendapat kesempatan lebih besar untuk dinikmati.
Jadi, jika selama ini kamu selalu memesan salmon saat makan sushi, mungkin sesekali tak ada salahnya mencoba tuna. Siapa tahu, ikan yang selama ini kalah pamor itu justru menjadi menu favorit baru mu.