Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 9 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Bromo Bersalju Saat Kemarau, Ini Penyebab Fenomena Embun Beku
Hype

Bromo Bersalju Saat Kemarau, Ini Penyebab Fenomena Embun Beku

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
Last updated: Juni 14, 2026 4:34 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Bromo bersalju
Bromo bersalju (Foto: TikTok/Rehan_natan)
SHARE

Bromo kembali menunjukkan sisi ekstremnya. Di tengah musim kemarau yang identik dengan cuaca cerah dan kering, kawasan dataran tinggi ini justru diselimuti lapisan kristal es tipis yang menyerupai salju.

Daftar isi Konten
  • Penyebab Terjadinya Embun Beku
  • Pola Musim Embun Beku
  • Tanggapan Warganet Soal “Mbediding”
  • Dampak terhadap Ekosistem dan Wisatawan
  • Pantauan BMKG Kondisi Bromo Terkini

Fenomena yang dikenal sebagai embun beku atau bun upas ini muncul pada malam hingga dini hari, ketika suhu udara turun drastis mendekati titik beku.

Meski terlihat seperti “salju”, peristiwa ini merupakan proses alamiah yang terjadi akibat kondisi atmosfer khas pegunungan, terutama saat langit cerah, kelembapan rendah, dan angin yang lemah.

Baca juga:
Kepul Asap di Bromo: Jago Merah Lahap 176 Hektare Lahan Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, masih…
Film Operasi Pesta Copet Resmi Rilis, Angkat Sisi Emosional Fenomena… Imajinari resmi merilis official trailer terbaru film Operasi Pesta Copet, karya sutradara…
Banyak Orang Menunda Nikah demi Sekolahkan Adik, Ini Kata Psikolog Di tengah mahalnya biaya hidup, tidak sedikit anak pertama atau anak yang…
  • Kepul Asap di Bromo: Jago Merah Lahap 176 Hektare Lahan
  • Film Operasi Pesta Copet Resmi Rilis, Angkat Sisi Emosional Fenomena Maraknya Copet…
  • Banyak Orang Menunda Nikah demi Sekolahkan Adik, Ini Kata Psikolog

Penyebab Terjadinya Embun Beku

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Agita Vivi, menjelaskan embun beku (bun upas) di kawasan Bromo secara ilmiah terjadi akibat proses pendinginan radiasi yang kuat pada malam hingga dini hari.

Kondisi mbediding ini umumnya muncul di wilayah dataran tinggi, terutama saat musim kemarau dengan langit cerah, kelembapan udara rendah, dan angin yang lemah.

“Pada malam hari, panas yang tersimpan di permukaan bumi pada siang hari dilepaskan kembali ke atmosfer. Tanpa awan sebagai “selimut” penahan panas, suhu permukaan turun lebih cepat hingga mendekati 0°C atau bahkan lebih rendah,” ujar Agita kepada Owrite.id.

Fenomena ini juga dipengaruhi massa udara kering dari Australia saat musim kemarau yang menurunkan kelembapan dan memperkuat pendinginan. Kombinasi faktor ini membuat embun beku dapat terjadi berulang di Bromo sesuai pola musim.

Pola Musim Embun Beku

Berdasarkan data AWS (Automatic Weather Station) Bromo, suhu minimum tercatat mencapai 5,9°C pada 7 Juni 2026. Kondisi ini terjadi saat malam hingga pagi hari dengan cuaca cerah, udara kering, dan angin lemah, yang umum pada musim kemarau.

Fenomena embun beku di Bromo cenderung berulang setiap musim kemarau, namun tidak muncul dengan intensitas dan frekuensi yang sama setiap tahun.

Peluang kemunculannya umumnya meningkat mulai Juni dan lebih terasa pada Juli–Agustus, terutama saat malam cerah dan udara sangat kering. Variasinya dipengaruhi kondisi cuaca seperti kelembapan, tutupan awan, dan aliran udara kering.

Baca juga:
5 Tanda Kamu Sedang Self-Sabotage Tanpa Menyadarinya Sering merasa hidup jalan di tempat? Tanpa disadari, penghalang terbesar bisa jadi…
Doom-Scrolling: Kebiasaan yang Bikin Capek Tapi Susah Ditinggalin Doom-scrolling membuat banyak orang terus mengonsumsi berita dan konten negatif meski merasa…
Flexing Adalah: Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Cara Menghindarinya Flexing adalah salah satu fenomena di mana seseorang memamerkan kemewahan kepada publik.…
  • 5 Tanda Kamu Sedang Self-Sabotage Tanpa Menyadarinya
  • Doom-Scrolling: Kebiasaan yang Bikin Capek Tapi Susah Ditinggalin
  • Flexing Adalah: Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Cara Menghindarinya

Tanggapan Warganet Soal “Mbediding”

Sejumlah warganet ramai membagikan pengalaman dan tanggapan mereka di media sosial. Banyak yang terpesona dengan pemandangan yang menyerupai hamparan salju, sementara lainnya mengaitkannya dengan datangnya musim mbediding.

Ternyata Indonesia salju bukan hanya cerita rakyat,”

 tulis akun @justz_neyy.

Bromo vibes Kutub Utara,” tulis @dill_rxxzz145.

 tulis akun @justz_neyy.

Mungkinkah snowboard?”

 tulis @hexoo._.

Pantesan Malang tambah adem, ternyata AC di Bromo nggak dimatiin,” 

 tulis @mbeng246.

Dampak terhadap Ekosistem dan Wisatawan

Agita menambahkan, embun beku di Bromo merupakan bagian dari pola alami musim kemarau di wilayah dataran tinggi. Dampaknya terhadap lingkungan dan ekosistem umumnya bersifat sementara dan tidak luas.

Sebagian tanaman yang kurang tahan terhadap suhu rendah dapat mengalami sedikit gangguan, namun mayoritas spesies di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sudah menyesuaikan diri dengan kondisi musiman tersebut,”

tambahnya.

Anggita menyebut pihaknya belum mencatat adanya dampak langsung suhu dingin ekstrem atau embun beku terhadap wisatawan. Fenomena ini lebih sering dipandang sebagai bagian dari dinamika alam musim kemarau di dataran tinggi yang justru menjadi daya tarik wisata.

Namun demikian, BMKG mengimbau wisatawan memakai pakaian hangat, menjaga kondisi tubuh, serta berhati-hati saat berkendara karena kabut dan udara dingin dapat mengurangi jarak pandang,”

ucapnya.

Pantauan BMKG Kondisi Bromo Terkini

BMKG memiliki data pengamatan meteorologi seperti suhu udara, kelembapan, angin, dan kondisi cuaca di sekitar kawasan Bromo. Data tersebut digunakan untuk melihat kecenderungan terjadinya suhu rendah, terutama pada musim kemarau.

Untuk informasi cuaca terkini dapat dipantau melalui situs BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan akun media sosial resmi @infobmkg.

Kemunculan embun beku di Bromo menunjukkan bahwa wilayah tropis seperti Indonesia juga dapat mengalami fenomena cuaca yang unik pada kondisi tertentu.

Dengan memahami proses terjadinya serta memperhatikan informasi cuaca dari BMKG, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati keindahan bun upas dengan lebih aman dan nyaman.

Tag:BersaljuBromobun upasembun bekuFenomena
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Buntut Pasien BPJS Telantar Berjam-jam: PB IDI Minta Rumah Sakit Diaudit
By Syifa Fauziah
Ilustrasi koridor rumah sakit penuh sesak.
1
Cibir Keluhan Pasien BPJS dan Diduga Langgar Sumpah: IDI Bakal Panggil Dokter Nirempati
By Syifa Fauziah
Ilustrasi kritik sikap nirempati tenaga medis terhadap keluhan pasien BPJS.
2
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
3
Anak Sering Bawa Pulang MBG untuk Ibunya, BGN Kini Perketat Larangan
By Rika Pangesti
Siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 106162, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
4
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi harmoni perjuangan dalam rekaman Nusantara.
Hype

Mesin Waktu Gempita Agustus: 10 Lagu Nasional Pembangkit Jiwa Perjuangan

Memasuki Agustus, suasana perayaan Hari Kemerdekaan mulai terasa di berbagai daerah. Selain…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
3 jam lalu
Seporsi sapo tahu seafood.
Hype

Laris Manis di Meja Kerja: Resep Sapo Tahu Seafood Gurih Buat Bekal

Sapo tahu seafood bisa menjadi pilihan menu bekal ke kantor yang lezat,…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
7 jam lalu
Seporsi tahu hot plate siram ayam jamur.
Hype

Sensasi ‘Bintang Lima’ dari Bahan Sederhana: Resep Tahu Hot Plate Ayam Jamur ala Chef Devina

Tahu hot plate ayam jamur bisa menjadi pilihan menu rumahan yang sederhana…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
7 jam lalu
Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng.
Hype

Empat Jurnal UMB Naik dan Pertahankan Akreditasi SINTA, Bukti Penguatan Riset Kampus

Universitas Mercu Buana (UMB) kembali mencatatkan perkembangan positif dalam penguatan budaya penelitian…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up