Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat (30) terhadap kekasihnya Yuvita Tri Rezeki (29) di Bandung menjadi pengingat bahwa perilaku posesif dan kontrol berlebihan dalam hubungan tidak boleh dianggap sebagai bentuk kasih sayang.
Sosiolog Jannus TH Siahaan mengatakan banyak masyarakat masih keliru memaknai kecemburuan dan pembatasan terhadap pasangan sebagai bukti cinta, padahal perilaku tersebut dapat menjadi tanda awal kekerasan dalam relasi.
Secara sosiologis, itu adalah bentuk kontrol sosial dalam skala mikro yang berpotensi berkembang menjadi kekerasan. Ketika perilaku ini dinormalisasi, batas antara kasih sayang dan dominasi menjadi kabur,”
ucap Jannus kepada Owrite.
Ia pun memberi pesan bahwa hubungan yang sehat tidak pernah menghilangkan kebebasan individu. Cinta tidak boleh menjadi legitimasi untuk mengontrol, membatasi, atau mengisolasi pasangan.







