Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Pasrah Total kepada Sang Maha Kekal: Ini Kumpulan Doa Sujud Terakhir Arab, Latin, dan Artinya

Saat melakukan sujud terakhir, dianjurkan unfuk membaca beberapa doa dengan kepasrahan dan yakin bahwa doa-doa akan dikabulkan.

Pemuda bersujud di masjid.
Pemuda bersujud di masjid. (Ilustrasi dibuat oleh AI)

Doa sujud terakhir dalam salat dibaca untuk meminta keberkahan dan rahmat dari Allah SWT, serta mengandung makna meminta perlindungan dan memohon ampun.

Sujud merupakan gerakan salat yang memiliki makna berserah dan berpasrah. Bentuk kepasrahan ini ditujukan kepada Allah dengan kepala yang lebih rendah daripada tubuh.

Saat melakukan sujud terakhir, dianjurkan unfuk membaca beberapa doa dengan kepasrahan dan yakin bahwa doa-doa akan dikabulkan. 

Iklan

Berikut bacaan doa saat sujud terakhir yang bisa dibaca ketika salat sesuai ajaran Rasulullah SAW, lengkap dengan arab, latin, dan artinya.

1. Doa Memohon Ampun

‎سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Subhānakallāhumma rabbanā wa bi hamdik. Allāhummaghfir lī.

Artinya: Mahasuci Engkau ya Allah, Tuhan kami. Segala puji bagi-Mu wahai Tuhanku. Ampunilah dosaku.

سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Subhānaka wa bi hamdik. Lā ilāha illā anta.

Artinya: Mahasuci Engkau. Segala puji bagi-Mu. Tiada tuhan selain Engkau.

سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

Subbūhun quddūsun rabbul malā’ikati war rūh.

Artinya: Maha bersih dan maha suci (Engkau), Tuhan malaikat dan roh (mailakat besar/Jibril/makhluk lain yang tidak terlihat oleh malaikat).

Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, berikut ini doa Rasulullah ketika sujud:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ وَجِلَّهُ وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ

Allâhummaghfirlî dzanbî kullah, diqqahû wa jillah, wa awwalahû wa âkhirah, wa ‘alâniyatahû wa sirrah.

Artinya: Tuhanku, ampunilah aku dari segala dosa baik kecil maupun besar, awal maupun akhir, dan dosa yang terang-terangan maupun yang tersembunyi.

Sayyidatina Aisyah RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW sebelum wafat memperbanyak baca doa sebagai berikut dalam sujudnya:

سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Subhānaka wa bi hamdik. Astaghfiruka wa atūbu ilaik.

Artinya: Mahasuci Engkau (ya Allah). Segala puji bagi-Mu. Aku memohon ampunan kepada-Mu. Aku bertobat kepada-Mu.

2. Doa Memohon Perlindungan

Dalam hadis lainnya, Abu Hurairah RA meriwayatkan dari Sayyidatina Aisyah RA bahwa ia suatu malam mendapati Rasulullah SAW tidak di tempat tidur.

Aisyah kemudian mencarinya dan ia melihat Rasulullah yang sedang sujud di masjid sambil berdoa sebagai berikut:

اللَّهُمَّ أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Allāhumma a‘ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu‘āfātika min ‘uqūbatika. Wa a‘ūdzu bika minka. Lā uhshī tsnā’an ‘alaika anta kamā atsnaita ‘alā nafsika.

Artinya: Ya Allah, aku berlindung dengan ridla-Mu dari murka-Mu, dengan maaf-Mu dari siksa-Mu. Aku berlindung kepada-Mu daripada siksa-Mu. Aku tidak sanggup membilang pujian atas diri-Mu sebagaimana Kau membilang pujian atas diri-Mu sendiri.

3. Doa Memohon Berkah dan Rahmat

‎رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Rabbanaa aatinaa mil ladunka rahmataw wahayyi’ lanaa min amrinaa rasyadaa. Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a’yuniw waj’alnaa lil muttaqiina imaa- maa. Rabbijʻalnii muqiimash shalaati wa min dzurriyyatii. Rabbana wa taqabbal duʻaa.

Artinya: “Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dan sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.

Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa. Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat, Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.”

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.